SAMARINDA – Telkomsel melalui layanan MyAds menggandeng Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Kalimantan Timur menggelar CERMAD (Cerita Marketing Ala MyAds) bertema “Lokal ke Nasional: Strategi untuk Naikkan Penjualan & Bangun Branding Lewat Digital.”
Kegiatan yang berlangsung di Galeri UKM Etham Nusantara, Samarinda, Rabu (15/7/2026), diikuti lebih dari 100 pelaku usaha dari Samarinda dan sekitarnya. Peserta berasal dari tiga kelompok utama, yakni pelaku usaha binaan Disperindagkop UKM Kaltim, mitra Dinas Pariwisata, serta pelaku usaha binaan Rumah BUMN.
Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur H. Muhammad Faisal, S.Sos., M.Si., Sekretaris Disperindagkop UKM Provinsi Kalimantan Timur H. Warsito, S.T., General Manager Consumer Business Region Kalimantan Telkomsel Eureka Meliala, serta Principal MyAds Business Team Telkomsel Jaksen.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi mengenai strategi pemasaran digital, mulai dari membangun branding hingga meningkatkan penjualan melalui platform digital. Materi disampaikan oleh Vina Zahrotun Kamila, M.Kom, Dosen Sistem Informasi Universitas Mulawarman sekaligus anggota Divisi TS-UPA PERKASA (Pengembangan Karier dan Kewirausahaan) dan Co-Founder NextGen Academy, serta Adi G.W., Managing Director Yellow Mart yang juga merupakan pengguna layanan MyAds Telkomsel.
Selain teori, peserta juga mendapatkan panduan praktis dalam memanfaatkan layanan MyAds Telkomsel sebagai media promosi digital.
General Manager Consumer Business Region Kalimantan Telkomsel Eureka Meliala mengatakan, kegiatan CERMAD merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital sektor UMKM di Kalimantan Timur.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. CERMAD digelar sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas, daya saing, serta mempercepat transformasi pemasaran digital bagi para pelaku usaha potensial di Kalimantan Timur, dari promosi lokal hingga ke skala nasional,” ujar Eureka.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal menilai kemampuan memanfaatkan platform digital kini menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha agar mampu memperluas pasar.
“Penguasaan platform digital sudah menjadi keharusan saat ini untuk memperluas jangkauan pasar. Digital marketing paling mudah menjangkau tanpa batas, bukan hanya untuk Kalimantan Timur, tetapi juga hingga tingkat nasional,” katanya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Disperindagkop UKM Provinsi Kalimantan Timur H. Warsito. Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki potensi ekonomi yang besar melalui berbagai produk unggulan, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, kerajinan tangan, hasil olahan pangan, hingga produk ekonomi kreatif.
“Momentum ini harus dimanfaatkan dengan meningkatkan kapasitas pelaku usaha di bidang digital marketing, termasuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan produktivitas pemasaran,” ujarnya.
Melalui layanan MyAds, Telkomsel memperkenalkan berbagai solusi digital advertising, termasuk teknologi Location Based Advertising (LBA) yang memungkinkan pelaku usaha menjangkau target pelanggan secara lebih spesifik berdasarkan lokasi di seluruh wilayah yang tercakup jaringan Telkomsel.
MyAds juga menyediakan berbagai kanal promosi, seperti WhatsApp, RCS, MMS, Pop Up, hingga Display Banner. Layanan ini menerapkan skema pembayaran Pay per Use, sehingga pengguna hanya membayar sesuai jumlah pesan atau iklan yang berhasil terkirim. Skema tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengelola anggaran promosi secara lebih efisien.
“Upaya yang kami hadirkan ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam mendampingi pelaku UKM agar semakin siap bertumbuh di era digital dan kecerdasan buatan (AI),” tutup Eureka.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan MyAds Telkomsel dapat diakses melalui https://myads.telkomsel.com.






