BALIKPAPAN — Kabar baik bagi warga Balikpapan dan sekitarnya. PT Angkasa Pura Indonesia bersama Citilink resmi membuka rute penerbangan langsung Balikpapan–Bandung melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan.
Penerbangan perdana rute tersebut berlangsung pada Selasa (18/8/2026) siang. Antusiasme penumpang terlihat tinggi karena tingkat keterisian kursi pada penerbangan perdana mencapai 100 persen.
Pembukaan rute baru ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antara Kalimantan Timur dan Jawa Barat, sekaligus menjawab tingginya kebutuhan masyarakat terhadap penerbangan langsung.
Balikpapan–Bandung Kini Hanya 1 Jam 50 Menit
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan penerbangan langsung tersebut memangkas waktu perjalanan secara signifikan.
“Penerbangan langsung Balikpapan–Bandung ini merupakan bagian dari program pengembangan rute untuk mengakomodasi tingginya permintaan pasar,” ujar Iwan.
Sebelumnya, penumpang dari Balikpapan menuju Bandung harus menggunakan penerbangan transit, salah satunya melalui Jakarta.
Dengan penerbangan langsung, waktu tempuh menjadi sekitar 1 jam 50 menit sehingga perjalanan dinilai lebih praktis dan efisien dari sisi waktu maupun biaya.
Dukung Bisnis, Pariwisata hingga IKN
Menurut Iwan, rute baru tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi, bisnis, dan pariwisata antara kedua wilayah.
Pertumbuhan mobilitas juga diperkirakan semakin meningkat seiring berkembangnya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
“Potensi pertumbuhan penumpang dari kedua belah pihak sangat besar, terlebih dengan meningkatnya daya tarik dan daya jelajah masyarakat yang ingin berkunjung ke kawasan IKN,” jelasnya.
Kehadiran rute Balikpapan–Bandung diharapkan memberikan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel bagi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas udara dari dan menuju Kalimantan Timur.
PT Angkasa Pura Indonesia bersama Citilink juga berkomitmen menjaga keandalan operasional, ketepatan waktu, serta standar keselamatan penerbangan.






