Mobil Listrik hingga Hybrid Ramaikan IIMS 2026 Balikpapan, Cashback Tembus Rp150 Juta

BALIKPAPAN – Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Balikpapan menawarkan promo cashback hingga Rp150 juta bagi konsumen yang melakukan pemesanan kendaraan selama pameran berlangsung. Program ini diharapkan mampu menggairahkan pasar otomotif di Kalimantan Timur.

Pameran yang berlangsung di Atrium Pentacity Mall Balikpapan pada 21–25 Oktober 2026 tersebut menghadirkan berbagai merek kendaraan dengan penawaran pembelian yang menarik. Program cashback menjadi salah satu strategi penyelenggara untuk meningkatkan minat masyarakat membeli kendaraan.

Project Director IIMS, Michael Bayu Sumarijanto, mengatakan besaran cashback yang ditawarkan bervariasi, dengan nilai tertinggi mencapai Rp150 juta. Program ini diharapkan dapat menjangkau banyak konsumen melalui transaksi Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran.

“Perbedaan paling utama tahun ini ada promo cashback. Kami ingin membantu sektor otomotif di Balikpapan supaya lebih menggeliat lagi. Mudah-mudahan program ini menambah keinginan masyarakat untuk membeli mobil karena penawarannya menarik,” ujarnya saat pembukaan IIMS 2026 di Atrium Pentacity Mall Balikpapan, Rabu (21/10/2026).

Michael menargetkan nilai transaksi IIMS Balikpapan tahun ini melampaui capaian penyelenggaraan sebelumnya yang disebut mencapai sekitar Rp32 miliar.

Antusiasme konsumen bahkan mulai terlihat sebelum seremoni pembukaan. Menurut Michael, dua konsumen telah melakukan SPK dan masing-masing memperoleh cashback sebesar Rp2 juta.

Dari sisi produk, IIMS Balikpapan 2026 menghadirkan beragam pilihan kendaraan, mulai dari mobil bermesin bensin, kendaraan listrik berbasis baterai, hingga kendaraan hibrida yang mengombinasikan tenaga listrik dan mesin bensin.

Michael menilai kendaraan hibrida masih memiliki peluang besar untuk menarik minat konsumen di Balikpapan dan Kalimantan Timur. Salah satu pertimbangannya adalah ketersediaan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang belum semerata di Jakarta dan sejumlah kota besar di Pulau Jawa.

“Di daerah sini masih didominasi mobil bensin. Kendaraan listrik sudah mulai masuk dan semakin banyak, tetapi perkembangan infrastrukturnya juga menjadi faktor penting,” jelasnya.

Meski demikian, perkembangan infrastruktur pengisian daya, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), dinilai berpotensi mendorong penggunaan kendaraan listrik di masa mendatang.

Michael juga menyinggung perkembangan pasar kendaraan listrik di Medan. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari rekan-rekan, komposisi pasar di kota tersebut disebut telah mencapai sekitar 50 persen kendaraan bensin dan 50 persen kendaraan listrik. Namun, komposisi pasar Balikpapan masih memerlukan dukungan data penjualan yang terukur.

Selain mendorong penjualan kendaraan, IIMS menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk membandingkan berbagai merek, teknologi, dan penawaran pembelian sebelum menentukan pilihan.

Pemerintah Kota Balikpapan turut menyambut penyelenggaraan pameran tersebut sebagai bentuk kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Staf Ahli Wali Kota Balikpapan Bidang Pemerintahan, Adwar Skenda Putra, mengatakan IIMS menjadi salah satu bentuk kolaborasi positif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui industri otomotif dan sektor usaha pendukungnya.

Dalam pameran ini, pengunjung dapat melihat berbagai produk otomotif dari sejumlah merek, di antaranya BYD, BAIC, Chery, Geely, Honda, JAECOO, Toyota, dan Wuling.

Penyelenggaraan IIMS Balikpapan 2026 diharapkan mampu meningkatkan transaksi kendaraan sekaligus memberikan dampak bagi sektor perdagangan dan jasa di Kota Balikpapan. (Aji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *