BALIKPAPAN– Dalam upaya meningkatkan kenyamanan masyarakat memperoleh BBM, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan memperkuat layanan SPBU di Kota Balikpapan. Langkah yang dilakukan mencakup penambahan pengiriman dan penguatan stok, perpanjangan jam operasional, penyiapan titik penyaluran Pertalite, penambahan nozel, serta optimalisasi pengaturan antrean.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan penguatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami memahami bahwa antrean BBM turut berdampak pada kenyamanan masyarakat dan kelancaran aktivitas usaha di sekitar SPBU. Menindaklanjuti masukan yang kami terima, Pertamina sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan untuk mengatur jam operasional SPBU agar pelayanan BBM tetap optimal sekaligus meminimalkan dampak antrean terhadap lingkungan sekitar. Kami sangat menghargai kesabaran dan pengertian masyarakat,” ujar Edi.
Pelayanan Pertalite di Kota Balikpapan terus diperkuat sejalan dengan penugasan Pemerintah kepada PT Pertamina Patra Niaga untuk menyalurkan BBM tersebut agar masyarakat dapat memperolehnya dengan harga terjangkau. Seiring meningkatnya konsumsi, sejak 10 Juni 2026 Pertamina telah menambah pengiriman Pertalite ke Kota Balikpapan. Upaya tersebut diperkuat melalui build up stock atau peningkatan stok BBM di lembaga penyalur agar ketersediaan produk tetap terjaga selama jam pelayanan.
Pertamina juga tengah menyiapkan lima tambahan titik penyaluran Pertalite yang diprioritaskan bagi kendaraan roda dua. Tambahan pelayanan tersebut direncanakan berada di SPBU Teritip dan SPBU Batakan di Balikpapan Timur, SPBU Grand City dan SPBU di Jalan M.T. Haryono depan Majesty di Balikpapan Utara, serta SPBU Kebun Sayur di Balikpapan Barat.
Penambahan titik pelayanan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat sekaligus menyebarkan kepadatan kendaraan agar tidak terpusat pada SPBU tertentu. Pertamina turut menyiapkan penambahan nozel Pertalite di SPBU Karang Anyar dan SPBU Gunung Guntur untuk meningkatkan kapasitas serta mempercepat pelayanan pengisian.
Untuk pelayanan Biosolar, Pertamina menambah jam operasional menjadi 24 jam di SPBU Kilometer 13 dan SPBU Kilometer 15. Perpanjangan waktu pelayanan tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan waktu bagi masyarakat sekaligus membantu mengurangi kepadatan kendaraan pada jam-jam tertentu.
Sebagai bagian dari penguatan layanan SPBU, Pertamina juga melakukan evaluasi secara berkala, memastikan kesiapan mobil tangki cadangan, serta mengoptimalkan peran petugas pengatur antrean atau marshal. Pengawasan bersama aparat penegak hukum (APH) terus diperkuat untuk memastikan penyaluran Biosolar subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Pertamina turut meningkatkan sinergi dengan Pemerintah Kota Balikpapan, APH, dan pengelola SPBU untuk menjaga kelancaran pelayanan serta mendukung penyaluran BBM bersubsidi yang tertib dan tepat sasaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah tertib mengikuti antrean dan arahan petugas di SPBU. Dukungan seluruh pihak sangat penting agar pelayanan BBM kepada masyarakat tetap berjalan aman, tertib, dan lancar,” tutup Edi.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk maupun layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Customer Solutions 135 yang siap melayani selama 24 jam. Informasi terkini juga dapat diakses melalui kanal media sosial resmi @pertaminapatraniaga dan @pertamina135.






