BALIKPAPAN– PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak. Edukasi tersebut tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi, tetapi juga praktik langsung mengolah material yang sebelumnya dianggap sebagai limbah.
Kegiatan yang digelar pada 17 September 2026 di lingkungan Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan itu terdiri atas Sosialisasi Pengelolaan Sampah serta Sosialisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Aspek Sumber Daya Alam (SDA).
Dalam kegiatan pengelolaan sampah, peserta mendapat edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dari sumber, sekaligus penerapan perilaku hemat dan efisien dalam penggunaan energi.
Peserta juga diajak menukarkan sampah anorganik seperti kertas dan botol serta minyak jelantah. Selain itu, mereka mengikuti praktik pembuatan Eco Enzyme dan LOSIDA sebagai contoh pemanfaatan kembali material yang sebelumnya menjadi limbah.
Sementara dalam sosialisasi TJSL aspek SDA, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pengelolaan air dan udara, limbah B3, serta perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Pertamina RU V Balikpapan turut memberikan sejumlah sarana pendukung perilaku ramah lingkungan, seperti lampu hemat energi, lampu tenaga surya atau solar cell, tandon air, oil tray, serta tanaman obat.
General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan Novie Handoyo Anto mengatakan kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Melalui edukasi dan praktik langsung seperti pengelolaan sampah, penghematan energi, efisiensi penggunaan air, hingga pemanfaatan energi terbarukan, kami berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan,” ujar Anto.
Menurut dia, keterlibatan pekerja, keluarga pekerja, masyarakat, komunitas, dan pemerintah diperlukan untuk membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa keberlanjutan tidak dapat dilakukan sendiri. Kolaborasi dan perubahan perilaku menjadi kunci agar upaya menjaga lingkungan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, tidak hanya bagi kita hari ini, tetapi juga bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan Dodi Yapsenangmengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
“Kegiatan ini memiliki keterkaitan erat dengan beberapa tujuan SDGs, khususnya SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak, SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, serta SDG 15 tentang Ekosistem Daratan,” ujar Dodi.
Dia menambahkan, edukasi, perubahan perilaku, dan dukungan sarana sederhana diharapkan dapat mendorong penerapan prinsip keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, Pertamina RU V Balikpapan mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi diwujudkan melalui kebiasaan nyata dalam mengelola sampah, menghemat energi dan air, serta menjaga sumber daya alam.






