BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan memastikan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026 atas aset tanah dan bangunan milik PT Pertamina (Persero) di Kota Balikpapan telah dilunasi.
Pelunasan tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah secara tertib dan tepat waktu, sekaligus mendukung pembangunan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Kewajiban pajak tersebut ditunaikan setelah diterbitkannya Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2026 oleh Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan.
Objek pajak meliputi aset tanah kilang, perkantoran, perumahan, serta berbagai fasilitas pendukung operasional Pertamina di Balikpapan.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan pelunasan PBB-P2 merupakan wujud keseriusan perusahaan dalam menjalankan kewajiban perpajakan sekaligus menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah.
“Pembayaran PBB-P2 Tahun 2026 telah kami selesaikan secara lunas. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan untuk memenuhi kewajiban perpajakan daerah secara bertanggung jawab, patuh terhadap ketentuan yang berlaku, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan Kota Balikpapan,” ujar Dodi dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10/2026).
Dia menambahkan, kontribusi Pertamina terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan juga dilakukan melalui pemenuhan kewajiban pajak daerah lainnya sesuai ketentuan perundang-undangan.
Kewajiban tersebut di antaranya mencakup pajak penerangan jalan, pajak air bawah tanah, pajak alat berat, serta pajak dan retribusi daerah lainnya yang relevan dengan kegiatan operasional perusahaan.
Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepatuhan terhadap regulasi dan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Balikpapan serta seluruh pemangku kepentingan.
Melalui pemenuhan kewajiban perpajakan secara bertanggung jawab, perusahaan berharap dapat berkontribusi terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan sekaligus menjaga keberlangsungan operasional dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat.






