BALIKPAPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan pelayanan kebersihan tetap berjalan normal selama libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Antisipasi dilakukan untuk menghadapi potensi lonjakan volume sampah seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan pelaksanaan ibadah kurban.
Kepala Bidang Kebersihan DLH Kota Balikpapan Dody Yulianto mengatakan, seluruh petugas kebersihan tetap bekerja selama masa libur, termasuk petugas pengangkutan sampah dan penyapu jalan.
“Petugas kebersihan tetap bekerja seperti biasa, baik pengangkutan maupun penyapuan. Kami tetap siaga selama libur Iduladha,” kata Dody, Jumat (29/5/2026).
Angkutan Sampah Ditambah Jadi 3 Ritasi
Menurut Dody, peningkatan aktivitas masyarakat selama libur panjang berpotensi membuat volume sampah rumah tangga dan sampah di ruang publik meningkat. Karena itu, DLH memperkuat operasional agar sampah tidak menumpuk.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah menambah jam lembur petugas pengangkutan sekaligus menyesuaikan pola operasional armada.
Jika pada hari normal pengangkutan sampah dilakukan dua ritasi per hari, selama libur Iduladha jumlah tersebut ditingkatkan menjadi tiga ritasi per hari.
“Biasanya dua ritasi, tetapi selama libur kami tingkatkan menjadi tiga ritasi agar sampah tidak menumpuk,” ujarnya.
Penyesuaian juga dilakukan terhadap jadwal kerja petugas penyapu jalan. Mereka mulai bekerja sejak dini hari hingga pagi untuk memastikan area publik segera bersih setelah pelaksanaan salat Id.
“Petugas penyapu jalan kami mulai bekerja sejak subuh supaya setelah salat Id selesai, area publik bisa langsung bersih dan nyaman digunakan masyarakat,” jelasnya.
121 Armada Disiagakan
Selain memperkuat personel, DLH Balikpapan memastikan armada pengangkutan sampah dalam kondisi siap beroperasi selama libur panjang.
Saat ini, DLH memiliki 121 armada pendukung kebersihan, termasuk sekitar 90 unit truk pengangkut sampah. Seluruh armada tersebut disiapkan untuk mendukung pelayanan kebersihan di berbagai wilayah Kota Balikpapan.
DLH juga memberikan perhatian khusus terhadap lokasi yang diperkirakan mengalami lonjakan volume sampah. Di antaranya kawasan permukiman, pusat keramaian, lokasi pemotongan hewan kurban hingga area publik yang digunakan untuk salat Id.
Menurut Dody, pemetaan titik rawan penumpukan sampah dilakukan agar petugas dapat bergerak lebih cepat ketika terjadi peningkatan volume sampah.
“Kami sudah petakan beberapa titik yang biasanya mengalami peningkatan volume sampah saat hari besar keagamaan. Jadi petugas sudah disiapkan untuk melakukan penanganan lebih cepat,” katanya.
Warga Diminta Kurangi Sampah Plastik
DLH Balikpapan turut mengajak masyarakat berperan menjaga kebersihan selama perayaan Iduladha. Warga diminta tidak membuang sampah sembarangan dan tetap mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan.
Masyarakat juga diimbau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, terutama saat pembagian daging kurban. Wadah yang lebih ramah lingkungan dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengurangi timbulan sampah plastik.
“Kebersihan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Kami berharap warga tetap disiplin menjaga lingkungan selama libur Iduladha,” tuturnya.
Dengan penambahan ritasi pengangkutan, penguatan personel dan kesiapan armada, Pemkot Balikpapan menargetkan pelayanan kebersihan tetap optimal. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah penumpukan sampah meski aktivitas masyarakat meningkat selama libur Iduladha.
Meta deskripsi:
DLH Balikpapan menambah pengangkutan sampah menjadi 3 ritasi per hari selama libur Iduladha dan menyiagakan 121 armada untuk mencegah penumpukan.





