SKM Jadi Cermin Pelayanan, DLH Balikpapan Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Publik

BALIKPAPAN -Tingkat kepuasan masyarakat menjadi salah satu tolok ukur Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam mengevaluasi kualitas pelayanan publik. Hal ini juga menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang dilakukan secara berkala.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan SKM tidak sekadar menjadi penilaian terhadap kinerja pelayanan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi, untuk mengetahui kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Survei Kepuasan Masyarakat ini menjadi salah satu tolak ukur sekaligus bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan ke depan,” ujar Sudirman, Kamis (13/8/2026).

Survei yang melibatkan DLH Balikpapan mencakup empat layanan utama, yakni kebersihan dan pengelolaan sampah di TPS, layanan pertamanan, layanan pemakaman, serta layanan wisata Kebun Raya Balikpapan.

Berdasarkan hasil penilaian tahun 2025, mutu pelayanan DLH secara rata-rata berada pada kategori B. Capaian tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan DLH berada pada level yang cukup baik.

Meski demikian, Sudirman menegaskan hasil SKM tidak boleh dipandang sebagai hasil akhir. Masukan masyarakat justru menjadi bahan penting bagi DLH untuk mengidentifikasi aspek pelayanan yang masih perlu diperbaiki.

Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus terus menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap masukan yang disampaikan melalui survei memiliki nilai penting dalam proses perbaikan pelayanan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam survei ini. Setiap masukan sangat berarti bagi kemajuan pelayanan publik di Kota Balikpapan,” katanya.

Sudirman menambahkan, pelaksanaan SKM juga sejalan dengan komitmen Pemkot Balikpapan untuk menghadirkan pelayanan yang transparan, profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Evaluasi hasil survei diharapkan dapat menjadi pijakan bagi DLH untuk meningkatkan kualitas layanan pada sektor lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah dan kebersihan hingga pengelolaan ruang terbuka hijau, pemakaman dan Kebun Raya Balikpapan.

Dengan menjadikan suara masyarakat sebagai bagian dari evaluasi, DLH Balikpapan berkomitmen menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin responsif terhadap kebutuhan warga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *