DPRD Balikpapan Gaspol Tertibkan Kabel Semrawut, Siap Dipendam ke Bawah Tanah

BALIKPAPAN-Penataan kabel udara yang semrawut di berbagai ruas jalan menjadi perhatian serius DPRD Kota Balikpapan. Selain merusak estetika kota, kondisi tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, terutama saat cuaca ekstrem.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menegaskan bahwa penertiban kabel kini bukan lagi sekadar persoalan keindahan kota, tetapi sudah menyangkut aspek keamanan publik. Ia menyebut, berdasarkan komunikasi dengan Komisi III, proses penertiban saat ini tengah berjalan dan diarahkan pada penggantian kabel udara menjadi sistem kabel bawah tanah.

“Upaya penertiban sedang berjalan. Arahnya mengganti kabel udara ke bawah tanah. Kami masih menunggu detail objek dan tahapannya,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Menurut Fauzi, langkah ini juga sejalan dengan perhatian Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud serta arahan Presiden Prabowo Subianto dalam konsep Indonesia Asri, yang menekankan penataan kota tanpa kabel semrawut dan baliho liar.

Ia menilai, kabel gantung tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berisiko tinggi. Dalam kondisi cuaca buruk, kabel bisa putus, roboh, hingga memicu korsleting dan kebakaran.

“Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga keselamatan warga,” tegasnya.

Fauzi juga menyoroti sejumlah wilayah rawan, seperti Balikpapan Utara. Selain faktor cuaca, keberadaan satwa seperti bekantan yang kerap melintas di kabel turut meningkatkan risiko gangguan.

Menurutnya, persoalan ini hampir merata terjadi di seluruh kecamatan di Balikpapan. Oleh karena itu, penataan harus dilakukan secara menyeluruh dan terencana.

Selain kabel utilitas umum, instalasi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang masih menggunakan kabel udara juga akan menjadi perhatian dalam pembahasan DPRD ke depan. Komisi II memastikan akan terus berkoordinasi lintas komisi bersama pemerintah kota.

Namun, Fauzi mengakui bahwa penerapan sistem kabel bawah tanah membutuhkan perencanaan matang dan anggaran besar, sehingga harus dilakukan secara bertahap.

“Kami berharap pembahasan ke depan lebih komprehensif agar implementasinya tepat sasaran,” katanya.

DPRD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kabel udara, khususnya saat cuaca ekstrem, sembari mendorong terwujudnya Balikpapan yang lebih tertib, aman, dan nyaman sebagai penyangga IKN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *