TENGGARONG, kaltimonline.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menaruh perhatiannya dalam pengelolaan sampah. Salah satu upaya mereka ialah membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di tahun 2023 melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang berlokasi di Kecamatan Loa Janan dan Kota Bangun.
Alfian Noor, selaku Kadis LHK Kukar melalui Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Irawan sampaikan program pembangunan TPA ini adalah proyek strategis Pemkab. Nantinya, dari 2023 sampai 2024 kedepan jajarannya mulai memprioritaskan pembangunan TPA bagi Kecamatan Loa Janan dan Kota Bangun. Setelah rampung, pihaknya akan melanjutkan rencana pembangunan TPA di enam zonasi yang tersebar di Kawasan hulu hingga pesisir.
“Kami menindaklanjuti program pembangunan Kukar Idaman tahun 2021-2026. kita sudah membuat 6 cluster TPA baru. Memang perlu kita evaluasi lagi bagaimana daya dukung dan kemampuannya. Jadi akan kita kawal di Loa Janan dan Kota Bangun dahulu sampai 2024. Yang lainnya bertahap,” jelas Irawan.
Sejak tahun lalu, DInas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) telah memberikan kewenangan pengelolaan sampah kepada pihak DLHK. Sedangkan untuk perencanaan pembangunan telah dilaksanakan dari tahun 2019 silam. Untuk penganggaran sendiri saat ini tengah berproses. Irawan membeberkan jajarannya kini sudah menerima studi kelayakan Detail Engineer Design (DED) bersamaan dengan dokumen PUPR bagi Kota Bangun.
“Mungkin pengerjaan fisiknya 2024 nanti sudah teranggarkan,” imbuhnya.
Irawan turut memberitahukan bahwa menurutnya kendala sampah itu mustahil untuk diabaikan, oleh sebab itu pihaknya melaksanakan pembangunan TPA ini. Apabila pengelolaan sampah lalai dalam satu hari saja, dampak negative yang diberikan akan sangat luar biasa. Ditambah, kini Kukar hanya mempunyai satu TPA aktif selama beberapa waktu terakhir yang bernama TPA Bekotok di Tenggarong. Irawan berharap masyarakat dapat ikut terlibat dalam pengelolaan sampah dengan hadirnya TPA yang disediakan oleh pemerintah. Sedikitnya masyarakat diharapkan terlibat untuk mengelolanya serta membuang sampah pada tempatnya.
“Kami tidak ingin masyarakat membuang di tempat sembarangan. Ke depan kita punya target bahwa sampah tidak melulu dibuang ke TPA, tapi dijadikan barang berguna. Harapan kami dengan dibangunnya TPA sampai 2026 ini menjadi upaya kita menertibkan pembuangan sampah di Kukar,” harap Irawan. (adv)






