KUTAI TIMUR,kaltimonline.com -Terus memperhatikan tingkat kesejahteraan kalangan tenaga pendidik, formal maupun informal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim). Terlebih peran kalangan pendidik telah banyak berkontribusi membantu pemerintah dalam membangun dan menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul.
Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Ardiasnyah Sulaiman pada Sosialisai Guru Taman Pendidikan Al Quran yang digagas oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim di Hotel Royal Victoria Sangatta, waktu lalu
“Salah satu yang memiliki tugas mulia ini, adalah para guru TK-TPA yang menyampaikan pesan-pesan kebaikanyang ada di dalam Al Quran kepada anak-anak kita,” terang Bupati Ardiansyah saat diwawancarai terpisah, Minggu (12/11/2023)
Selain itu, sambung Ardiansyah mengatakan menjadi guru TK-TPA bukan hanya sekedar mengajarkan tentang tatacara bacaan Al Quran semata. Namun juga berkewajiban memberikan pesan-pesan kebaikan bagi generasi yang akan tumbuh dan berkembang yang diiringi dengan keimanan yang kuat melalui Al Quran.
“Karena kita ketahui bersama, salah satu rukun Islam adalah, percaya kepada Al Quran.” Imbuhnya.
Di sela sesi wawancara santai, orang nomor satu di Kutim ini juga menegaskan, selain adanya insentif yang akan terus diberikan kepada para guru (guru ngaji), saat ini pemerintah daerah juga sedang merumuskan sebuah kebijakan untuk memberikan stimulus kepada pengajar TK-TPA agar bisa masuk dalam program BPJS Ketenagakerjaan rentan.
“Saya sudah perintahkan kepada Dinas Sosial, untuk mengecek kira-kira bisa masuk apa nggak,” tuturnya.
Menurutnya, dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan rentan ini, menjadi sebuah jawaban dan menjadi jalan keluar bagi masyarakat yang memiliki ketidakpastian pendapatan guna menghidupi keseharianya guna mendapatkan jaminan kesejahteraan.
“Memang tidak semuanya dapat, ini (BPJS Ketenagakerjaan rentan) hanya untuk mereka yang hanya punya pendapatan yang bersumber dari sana (honor mengajar) saja,” pungkasnya
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra Sahman mengatakan, kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Kementrian Agama (Kemenag) Kutim itu diikuti oleh guru TK-TPA yang berasal dari lima Kecamatan yakni Sangatta Utara, Bengalon, Rantau Pulung Teluk PAndan dan Sangatta Selatan.
“Salah satu poin adanya sosialisai ini berkaiatan dengan cara penginputan data melalui Education Management Information System Pendidikan Agama Islam (EMIS PAI) yang di kelola oleh Kemenag,” tutupnya.(adv/diskominfo staper kutim)






