KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Berinovasi Siswa SDN 003 Sangatta Utara menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang ada dalam Kurikulum Merdeka Belajar. Para siswa SDN 003 Sangatta Utara diberikan pembekalan soal memilah dan mendaur ulang sampah.
Hal ini disampaikan Kepala SDN 003 Sangatta Utara, Muriansyah, secara terpisah saat dikonfirmasi, Minggu (26/11/2023).
Ia mengatakan pelaksanaan proyek tersebut mengadopsi gaya hidup berkelanjutan.
Sasarannya adalah pemilahan sampah dan mendaur ulang sampah plastik menjadi sebuah kerajinan yang bernilai serta bermanfaat.
“Tujuan kami untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan berkontribusi dalam mengurangi dampak negatif terhadap alam,” terang Muriansyah.
Lanjut Muriansyah, seluruh siswa kelas 1,2, 4 dan 5 SDN 003 Sangatta Utara terlibat dalam implementasi P5 .
Para siswa tersebut diberikan edukasi tentang pemilahan sampah, pengumpulan sampah organik dan non-organik, serta pembuatan sebuah kerajinan dari sampah plastik.
“Kami ingin menciptakan generasi cilik yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengambil tindakan nyata dalam menjaga keberlanjutan alam kita,” imbuhnya.
Secara teknis, kegiatan pemilahan sampah dan pembuatan kerajinan akan berlangsung selama satu semester.
Hal itu pun mendapat apresiasi dari Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan sangatta Utara, Muhammad Arafah.
Selain dapat mengurangi sampah di sekitar lingkungan sekolah, kegiatan tersebut juga melatih perkembangan motorik halus dan meningkatkan kreativitas siswa SD Negeri 003 Sangatta Utara.
“Harapannya bahwa proyek ini akan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh negeri untuk menjalankan inisiatif serupa, demi menjaga keberlanjutan bumi kita,” tutupnya.(adv/diskominfo staper kutim)






