TENGGARONG, kaltimonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara berikan komitmen guna entaskan kemiskinan. Pemkab Kukar sampai kini terus melaksanakan verifikasi data penerima bantuan bedah rumah. Pemkab turut menargetkan setidaknya pada tahun 2023 ini, mereka fokus menjalankan program bedah rumah kepada 1.010 penerima.
Maman Setiawan, selaku Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kukar, mengungkapkan program bedah rumah akan diberikan kepada 1.010 masyarakat yang berdomisili di 20 kecamatan Kukar. Program milik Pemkab Kukar itu juga telah dianggarkan melalui APBD Kukar tahun 2023 dengan pagu Rp.60 Miliar.
“Jadi pengerjaannya sama seperti revitalisasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tapi karena bedah rumah harus menyesuaikan kriteria. Ini dikerjakan di 18 kecamatan,” ujar Maman.
Maman meneruskan masyarakat penerima bantuan akan mendapatkan bantuan bedah rumah yang sesuai standar layak huni. Nantinya, program bedah rumah akan disesuaikan luas bangunan rumah, lantai, serta atapnya dengan kebutuhan warga yang telah diverifikasi. Pembedahan diperkirakan akan merogoh Rp. 50 Juta dengan pembagian 85% untuk material dan 15% untuk upah pekerja.
“Jadi harus milik sendiri, dan kriteria rumah yang tidak memenuhi syarat tersebut,” imbuhnya.
Pemkab Kukar Kembali berkolaborasi dalam melaksanakan program bedah rumah dengan berbagai pihak seperti Kodim 0906/KKR hingga ratusan perusahaan. Nantinya, program ini akan menggunakan konsep gotong royong dengan personil TNI, masyarakat, dan Pemkab guna bahu-membahu mensukseskan program bedah rumah.
“Ini saat ini updatenya sudah ada 1.071, sedangkan target kita tahun ini 1.010 penerima. Jadi sisanya mungkin jadi cadangan untuk dikerjakan CSR,” jelas Maman.
Maman memastikan bulan Maret nanti pengerjaan fisiknya akan berjalan sembari menunggu proses lelang material rampung. Maman percaya proses pengerjaan akan segera tuntas dengan cepat dan serentak dengan terjalinnya kerjasama antar semua pihak.
“Kalau dengan TNI pasti mereka akan lebih cepat dan siap. Keterlibatan masyarakat juga diikutkan,” tutup Maman. (adv/*min)











