Pemkot Balikpapan Siapkan Uang Kerohiman Bagi Usaha Terdampak Proyek DAS Sungai Ampal

BALIKPAPAN, kaltimonline.com – Pemerintah Kota Balikpapan berencana akan memberikan uang kerohiman bagi pelaku usaha yang terdampak proyek pembangunan DAS Ampal.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, dirinya telah menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Kecamatan setempat untuk mendata pelaku usaha yang terdampak.

“Saya sudah menginstruksikan melalui tu dan kecamatan tempat, saya akan mendata pelaku usaha dan UMKM yang terkena dampaknya. Apalagi ini menjelang bulan puasa nanti akan ada uang kerukunan bagi mereka yang terkena dampaknya. Minimal uang kerohiman,” kata Rahmad kepada wartawan, Rabu (21/2/2024).

Ia menegaskan, pada dasarnya, pihaknya tidak ingin mengorbankan masyarakat, apalagi para pelaku usaha.

Tapi dalam proses pembangunan ini, pastinya para pelaku usaha ini akan terkena dampaknya karena memang   pembangunan ini adalah tujuannya untuk kebaikan.

Selain diberikan uang kerohiman, para pelaku usaha ini juga akan ditata keberadaan setelah proyek ini dinyatakan selesai.

Dan saat ini, dari laporan yang diterimanya, progres pekerjaan proyek DAS Ampal sudah mencapai 100 persen. Tinggal pekerjaan finishing.

Untuk itu, dirinya meminta perhatian dan dukungan dari seluruh masyarakat, karena apa yang  dilakukan ini adalah semata-mata untuk kebaikan Kota Balikpapan.

“Saya yakin para pengusaha dan restoran tersebut yang terdapat punya pegawai, Yang pastinya dampaknya ada, hal ini harus kita lakukan dan kalaupun ini baik, nanti jualannya juga akan ramai. Karena jalannya sudah bagus, lebar bersih,” ucapnya.

Hal tersebut ia sampaikan berdasarkan laporan yang dirinya terima dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bahwa telah selesai dan tidak ada perpanjangan.

“Yah menurut laporan sudah selesai, tidak ada perpanjangan karena sudah clear 100 persen. Mungkin tinggal finishing,” ujarnya.

Ia terangkan, yang namanya proyek pengerjaan itu  tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Akan tetapi dapat dilihat hasil akhirnya.

Ia katakan, pihaknya telah memberikan perpanjangan waktu pengerjaan kepada kontraktor dan ada Progres.

“Kecuali itu mangkrak, kan ini ada progres. Sekarang, Alhamdulillah jalur dua sudah dapat dilewati. Adapun sisa sedikit mungkin ada terkendala oleh alat dan lain sebagainya.Makanya saya perintahkan agar diawasi dengan baik sesuai dengan aturan dan regulasi,” bebernya.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *