Penataan Halte Sekolah untuk Kurangi Kemacetan, DPRD Balikpapan Siap Kawal

BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera menata ulang halte transportasi umum agar lebih terintegrasi dengan sekolah-sekolah. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah akses siswa ke sekolah tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

Gasali mengungkapkan bahwa banyak orang tua dan masyarakat yang mengeluhkan sulitnya akses transportasi umum bagi pelajar, terutama di daerah yang minim angkutan umum. “Kami menerima aspirasi dari masyarakat yang menginginkan halte-halte disesuaikan dengan lokasi sekolah. Jika halte lebih dekat, siswa tidak perlu lagi menggunakan kendaraan pribadi,” ujarnya kepada awak media, Jumat (7/2/2025).

Menurutnya, keberadaan halte yang strategis akan mengurangi ketergantungan siswa pada kendaraan pribadi, sehingga dapat membantu mengurangi kemacetan serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Ia menyoroti wilayah tertentu seperti Balikpapan Timur, yang masih memiliki akses terbatas terhadap transportasi umum.

“Contohnya di sekitar MTs Negeri yang berlokasi di kawasan TPA. Para siswa harus berjalan kaki hingga tiga kilometer jika tidak ada angkutan umum yang melintas. Ini tentu menyulitkan mereka,” tambahnya.

Gasali juga menekankan pentingnya penyediaan bus sekolah atau angkutan umum yang dapat menjangkau wilayah-wilayah dengan akses transportasi minim. “Orang tua berharap ada bus yang bisa mengantar siswa setidaknya hingga halte terdekat dengan sekolah,” katanya.

Komisi IV DPRD Balikpapan berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan sistem transportasi umum, sehingga lebih ramah bagi pelajar dan mendukung kelancaran akses pendidikan di kota ini.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *