Sosialisasi Perda Pendidikan Pancasila, DPRD Balikpapan Dorong Penguatan Karakter Kebangsaan

BALIKPAPAN – Kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi perhatian utama dalam Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) yang digelar di Kampus STT Migas Balikpapan, Minggu (9/3). Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menegaskan bahwa implementasi Perda Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pendidikan Pancasila sangat penting untuk memperkuat wawasan kebangsaan di tengah tantangan globalisasi.

“Perda ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya memahami Pancasila sebagai simbol negara, tetapi juga mengaplikasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, persatuan dan kesatuan bangsa dapat terus terjaga,” ujar Fauzi Adi Firmansyah.

Acara yang diinisiasi oleh Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh, ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai peran Pancasila dalam membangun karakter bangsa. Fauzi menekankan bahwa wawasan kebangsaan harus ditanamkan sejak dini agar masyarakat, terutama generasi muda, memiliki dasar yang kuat dalam menghadapi berbagai perubahan zaman.

“Pemahaman yang kuat terhadap sejarah dan nilai-nilai kebangsaan akan membantu masyarakat dalam menghadapi dinamika global serta menjaga keutuhan dan kedaulatan negara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fauzi menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat dalam mengimplementasikan Perda ini. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu terlibat aktif agar pendidikan Pancasila dapat diterapkan secara efektif.

“Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan generasi penerus memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mereka,” tambahnya.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini, Perda Pendidikan Pancasila dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas pendidikan, intelektual, serta karakter bangsa.

“Kami ingin masyarakat Balikpapan tidak hanya menjadi individu yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Ini adalah modal utama dalam menjaga persatuan bangsa di masa depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *