BALIKPAPAN– Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 3.300 siswa di 7 sekolah, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Balikpapan Selatan telah di laksanakan dengan lancar.
Menurut Sekdakot Kota Balikpapan, H Muhaimin, ST, MT, program ini telah berjalan dengan baik meski masih ada aspek yang perlu diperbaiki, khususnya terkait katering. Salah satunya adalah penyedia makanan atau katering yang ditunjuk, dimana dari tiga yang sudah ada hanya satu yang sudah siap.
“Jadi nanti, kalau ketiganya sudah siap, jangkauan untuk MBG juga akan meluas,” ujarnya, Kamis (20/2/2025).
Muhaimin menjelaskan, dalam penyediaan makanan dalam program MBG ini, pihaknya menekankan standar kelayakan makanan yang harus dipenuhi sebelum catering tersebut beroperasi mendistribusikan makanan.
“Kita minta mereka harus memenuhi persyaratnya terlebih dulu, mulai dari kelengkapannya hingga ahli gizinya harus ada semuanya,” tegasnya.
Muhaimin memastikan bahwa dari segi rasa makanan yang disajikan, dimana makanan yang disajikan telah layak dikonsumsi oleh anak-anak.
“Saya coba makan tempe gorengnya tadi, saja enak, lho,” tegasnya.
Lanjut Muhaimin, dari hasil peninjauan MBG, siswa-siswa yang menerima makanan MBG tampak menikmati hidangan yang disajikan. Dan di beberapa kelas yang menerima makanan dengan kualitas lebih baik, tidak ada sisa makanan yang tertinggal.
“Tidak ada yang bersisa, nasi satu butir pun tidak ada. Saat ditanya apa yang kurang, mereka menjawab nasinya kurang,” ujarnya.
“Dulu juga pernah ada ketakutan, kalau misalnya diantar siang, apakah tidak basi atau kualitasnya berkurang. Tapi ternyata tidak. Berarti katering ini sudah mampu,” tukasnya.
“Yang pagi, mereka memasak pagi atau subuh, yang siang mereka juga memasak mendekati siang. Jadi, pada saat didistribusikan, sudah sangat layak dikonsumsi,” tutupnya.






