BALIKPAPAN – Generasi muda Balikpapan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan lewat ajang Grand Final Duta Lingkungan Hidup 2025 yang digelar di Gedung Kesenian. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, hadir langsung dan mengapresiasi semangat para peserta yang dinilainya siap menjadi agen perubahan.
“Saya lihat semangat dan kemampuan retorika mereka luar biasa. Ini bukan sekadar ajang seremonial, tapi titik awal lahirnya agen-agen lingkungan,” ujar Sudirman, Sabtu (17/5).
Sudirman menyampaikan bahwa DLH akan terus mendukung pelibatan generasi muda dalam aksi nyata pelestarian lingkungan. Ia juga memberikan pesan mendalam kepada para finalis agar tidak berhenti pada simbol atau aksi sesaat.
“Jangan hanya menanam pohon, tapi tanam juga peradaban. Jadilah suara bagi hutan, laut, dan udara. Apa yang kita lakukan hari ini menentukan masa depan anak cucu kita,” pesannya.
DLH juga berencana memperluas cakupan kegiatan serupa agar menjangkau lebih banyak pelajar dari berbagai sektor dan latar belakang. Sudirman menilai, kegiatan semacam ini sangat penting untuk membentuk budaya hidup ramah lingkungan di tengah masyarakat.
“Ajang ini harus digelar rutin karena mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi pelajar terhadap isu lingkungan,” jelasnya.
Tak lupa, Sudirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, mitra, dan pihak pendukung yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan edukatif tersebut. DLH optimis Balikpapan mampu mencetak generasi muda yang tak hanya peduli, tetapi juga siap memimpin gerakan perubahan lingkungan di masa depan.
“Generasi ini adalah harapan. Perlu dukungan dari semua pihak—pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan—agar suara mereka semakin kuat dalam menjaga bumi,” pungkasnya.






