BALIKPAPAN-Suasana dikawasan Gedung Parkir, Minggu pagi, 10 Agustus 2025 berubah meriah dengan ratusan peserta penuh semangat mengikuti Lari Kreatif 2025, sebuah ajang yang memadukan olahraga lari dengan parade seni dan budaya khas Kota Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, menyampaikan apresiasi kepada Forum Ekonomi Kreatif (Ekraf) Balikpapan yang menginisiasi kegiatan ini, khususnya Ketua Umum Hj. Nurlena Rahmad Mas’ud.
Ia berharap Lari Kreatif bisa menjadi agenda tahunan dengan jumlah peserta yang terus bertambah. Saat ini, peserta sebanyak 400 orang.“Mudah-mudahan tahun depan bisa diikuti 4 ribu peserta. Ini bagian dari ikhtiar kita untuk menyehatkan tubuh, sekaligus wadah kebersamaan warga,” ujarnya ketika membuka kegiatan.
Rahmad juga mengingatkan para peserta untuk menjaga kondisi kesehatan, apabila kondisi tubuh kurang sehat supaya tidak memaksakan diri. Meskipun, panitia telah menempatkan petugas kesehatan disekitar rute lari.
Tak lupa, Rahmad mengucapkan terima kasih kepada warga Balikpapan atas kerja sama menjaga kota. Pasalnya, Balikpapan berhasil lagi meraih penghargaan Kota Layak Anak Kategori Utama adalah hasil kebersamaan seluruh pihak.
“Alhamdulillah. Ini berkat sinergi kita semua. Penghargaan ini tidak menjadi kebanggaan kita tetapi juga beban kita bagaimana kota ini benar-benar layak dalam segala-segalanya bukan hanya layak kota anak, tapi bagaimana orang yang tinggal dibalikpapan merasa aman dan nyaman. Seluruh warga balikpapan bertanggungjawab dan terlibat dalam menjaga Kota Balikpapan,” serunya.
Ketua Harian Forum Ekraf Balikpapan, Krishna Galih Mahendra Putra, menjelaskan Lari Kreatif 2025 digelar dalam rangka menyambut HUT ke-80 RI dengan tema “Merdeka untuk Kreatif”. Kegiatan ini bukan hanya lomba lari sejauh 5 kilometer, tetapi juga menampilkan pertunjukan seni seperti barongsai, reog, marching band, rampak gendang, angklung, serta tarian Dayak dan Paser.
Peserta tak hanya memperebutkan gelar juara lari, tetapi juga penghargaan untuk kostum terbaik, sebagai ajang promosi budaya dan pariwisata. Rute lari dimulai dari Taman Bekapai menuju Banua Patra, lalu kembali ke titik awal.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Balikpapan punya kekayaan seni dan budaya yang bisa bersinergi dengan olahraga dan ekonomi kreatif,” kata Krishna.
Lari Kreatif 2025 menjadi bukti bahwa olahraga bisa menjadi panggung kolaborasi seni, budaya, dan ekonomi kreatif, sekaligus mempererat persatuan warga Kota Balikpapan.






