Fraksi NasDem Soroti Banjir, Macet, dan Krisis Air Bersih di Balikpapan

BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi NasDem, Vera Yulianti, menyoroti sejumlah persoalan krusial yang hingga kini masih dihadapi masyarakat, mulai dari banjir, kemacetan, hingga krisis air bersih. Hal tersebut ia sampaikan seusai Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026, yang digelar di Hotel Grand Senyiur, Senin (27/10/2025).

Dalam rapat tersebut, Fraksi NasDem menyampaikan pandangan umum terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Gudang serta Raperda tentang Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG).

Vera mengawali penyampaiannya dengan mengucapkan rasa syukur dan selamat memperingati Hari Santri Nasional (22 Oktober), Hari Dokter Nasional (24 Oktober), serta Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober). Ia menilai momentum tersebut sebagai pengingat pentingnya kolaborasi dan semangat kebangsaan dalam membangun kota.

Dorong Penataan Gudang Sesuai Regulasi Nasional

Dalam kesempatan itu, Vera menegaskan dukungan penuh Fraksi NasDem terhadap upaya pemerintah menata kawasan pergudangan agar sesuai dengan rencana tata ruang wilayah. Ia menekankan pentingnya agar penyusunan Raperda Penataan Gudang tetap mengacu pada regulasi nasional.

“Raperda ini harus berpedoman pada Undang-Undang Nomor 7 dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 90 Tahun 2014 yang telah diperbarui, agar implementasinya di lapangan tidak tumpang tindih,” jelasnya.

Soroti Krisis Air Bersih, Banjir, dan Kemacetan

Lebih jauh, Fraksi NasDem menyoroti tiga persoalan mendesak yang perlu segera ditangani Pemerintah Kota Balikpapan. Pertama, krisis air bersih yang masih dirasakan warga di sejumlah wilayah akibat keterbatasan produksi PDAM “Manuntung” Balikpapan.

Kedua, banjir tahunan yang masih sering melanda meski berbagai upaya penanggulangan telah dilakukan. Ketiga, kemacetan lalu lintas yang semakin parah terutama pada jam-jam sibuk di kawasan pusat kota.

“Pemerintah perlu segera membuat kajian komprehensif untuk mengatasi banjir, membuka jalan alternatif baru guna mengurai kemacetan, serta memperbaiki layanan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat,” tegas Vera.

Minta Penegakan Tertib Kota dan Fasilitas Umum

Selain itu, Fraksi NasDem juga menyoroti maraknya pelanggaran terhadap penggunaan trotoar dan fasilitas umum (PSU) oleh pedagang kaki lima (PKL). Vera meminta Satpol PP dan instansi terkait bertindak tegas agar fungsi ruang publik tetap terjaga.

“Balikpapan harus tetap kondusif dan tertata. Penegakan aturan yang konsisten akan menjadikan kota ini lebih nyaman, aman, dan berdaya saing,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *