Muhammad Najib Dorong Pemerintah Susun Strategi Terpadu Atasi Krisis Air di Balikpapan

BALIKPAPAN— Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Najib, menyoroti persoalan ketersediaan air bersih yang terus berulang dan menjadi keluhan warga di sejumlah wilayah kota. Menurutnya, kebutuhan dasar seperti air bersih dan listrik seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Masalah air bersih ini sudah berulang-ulang. Masyarakat sebenarnya tidak menuntut banyak, mereka hanya ingin kebutuhan dasar seperti air bisa terpenuhi,” ujar Najib saat ditemui usai rapat paripurna di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Senin (27/10/2025).

Najib menegaskan pentingnya pemerintah memiliki strategi terpadu yang mencakup rencana jangka pendek, menengah, dan panjang untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga.

“Untuk jangka pendek bisa dilakukan pembuatan sumur bor di wilayah yang sering mengalami kekeringan. Jangka menengahnya, dilakukan penambahan atau pergantian pipa-pipa induk yang sudah tua. Sementara jangka panjang, pemerintah perlu membangun waduk baru sebagai sumber air baku tambahan,” jelasnya.

Selain upaya pemerintah, Najib juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga cadangan air tanah, antara lain melalui pembuatan sumur resapan dan penampungan air hujan.

“Penampungan air hujan dan sumur resapan sangat penting. Langkah kecil seperti itu bisa membantu menjaga ketersediaan air di masa depan,” tambahnya.

Najib berharap, langkah konkret segera dirumuskan untuk mengatasi krisis air bersih, terutama di kawasan Gunung Samarinda Baru, yang hingga kini masih sering mengalami keterbatasan pasokan.

“Kita berharap pemerintah segera bertindak nyata. Jangan sampai warga terus kesulitan mendapatkan air bersih setiap tahun,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *