BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat sarana pendidikan dasar di wilayah Balikpapan Timur, sebagai bagian dari komitmen pemerataan akses pendidikan. Salah satu proyek yang tengah menjadi perhatian adalah pembangunan SD Negeri 022 Balikpapan Timur, yang kini telah mencapai progres 58 persen dan ditargetkan rampung pada Desember 2025, sesuai kontrak kerja dengan pihak pelaksana.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan pendidikan di kawasan dengan pertumbuhan penduduk yang pesat.
“Perkembangan pembangunan SD 022 Balikpapan Timur saat ini sudah berjalan 58 persen. Kami targetkan selesai pada bulan Desember 2025. Jika tidak terselesaikan tepat waktu, maka akan diberlakukan sanksi sesuai kontrak kerja,” jelas Irfan, Jumat (31/10/2025).
Ia menegaskan bahwa pembangunan ini terus dipantau secara intensif agar sesuai dengan jadwal dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Jika ditemukan kendala di lapangan, Disdikbud akan melakukan Supply Chain Management (SCM) sebagai bentuk evaluasi agar progres tetap terkendali.
“Kalau ada hambatan di lapangan, kami lakukan SCM untuk memastikan penyelesaian proyek tetap sesuai prosedur yang berlaku,” imbuhnya.
Meski bangunannya belum rampung, SD 022 Balikpapan Timur sudah memiliki siswa aktif. Saat ini terdapat tiga kelas — mulai dari kelas 1 hingga kelas 3 — yang sementara waktu dititipkan di SD 012 dan SD 005 Balikpapan Timur, agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
“Sekolah ini sudah memiliki murid sebanyak tiga kelas. Mereka dititipkan sementara di dua sekolah terdekat, dan akan langsung menempati gedung baru setelah pembangunan selesai,” terang Irfan.
Bangunan SD 022 dirancang sebagai sekolah dasar modern dan representatif, dengan kapasitas 13 rombongan belajar (rombel). Fasilitas yang akan tersedia meliputi ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, laboratorium, perpustakaan, sarana sanitasi, serta area bermain siswa.
Kehadiran SD 022 diharapkan dapat mengurangi kepadatan siswa di sekolah sekitar dan memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi warga Balikpapan Timur — kawasan dengan tingkat pertumbuhan penduduk tercepat di kota ini.
“Dengan kapasitas 13 rombel, SD 022 bisa menampung lebih banyak siswa dari lingkungan sekitar. Ini langkah nyata dalam pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan dasar,” tambahnya.
Lebih lanjut, Irfan menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kesiapan tenaga pendidik, sarana pembelajaran, dan sistem manajemen sekolah yang akan langsung dioperasikan setelah bangunan selesai.
“Pemerintah tidak hanya menyiapkan bangunannya, tapi juga memastikan tenaga pendidik dan sarana belajarnya siap. Kami ingin sekolah ini langsung beroperasi dengan kualitas pendidikan yang baik sejak awal,” tuturnya.
Dengan progres yang terus berjalan positif, SD Negeri 022 Balikpapan Timur diharapkan menjadi salah satu tonggak penting pemerataan pendidikan di Kota Balikpapan. Kehadirannya bukan hanya menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas pendidikan, tetapi juga memperkuat komitmen Pemkot dalam mencetak generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.






