BALIKPAPAN — UPTD Puskesmas Gunung Sari Ulu terus berupaya meningkatkan kesadaran hidup sehat di lingkungan pendidikan berbasis pesantren. Salah satunya melalui kegiatan pembinaan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) yang digelar di Pondok Pesantren Bairuha, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu ruang kelas itu diikuti puluhan santri putra dan putri serta para guru dengan penuh semangat. Pembinaan ini bertujuan menanamkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus menciptakan lingkungan pesantren yang sehat, nyaman, dan produktif.
Selama kegiatan, para santri mendapatkan beragam materi pelatihan dan edukasi kesehatan, mulai dari kesehatan gigi dan mulut, antropometri dan gizi seimbang, hingga pengetahuan dasar tentang pertolongan pertama (P3K). Selain itu, diberikan pula penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi remaja serta pengenalan penyakit menular dan tidak menular berikut langkah-langkah pencegahannya.
Kepala UPTD Puskesmas Gunung Sari Ulu, drg. Niken Giri Wardhani, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para santri Pondok Pesantren Bairuha. Ia menilai pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berilmu agama, tetapi juga memiliki pengetahuan dan kesadaran kesehatan yang baik.
“Kenapa pembinaan di pondok pesantren menjadi penting? Karena calon ibu dan bapak masa depan ada di sini. Bekali diri sejak dini agar lahir generasi kuat, sehat, dan cerdas. Tidak hanya paham ilmu agama, tapi juga menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pesantren maupun masyarakat,” ujar Niken.
Sementara itu, Temmy, salah satu guru di Pondok Pesantren Bairuha, mengungkapkan bahwa kegiatan pembinaan Poskestren ini sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. “Poskestren Bairuha sudah berdiri sejak tahun 2017 dan rutin mendapatkan pembinaan. Harapannya, para santri semakin sadar menjaga kebersihan dan menerapkan hidup sehat sehari-hari,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Lurah Gunung Sari Ulu, Rendra Hermawan, juga memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai langkah ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan untuk membentuk masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Ini salah satu bentuk nyata sinergi dalam mewujudkan masyarakat sehat di wilayah kami. Semoga edukasi kesehatan seperti ini terus berlanjut agar kesadaran warga semakin meningkat,” pungkasnya.
Teks Foto 1: Tim UPTD Puskesmas Gunung Sari Ulu disambut antusias para santri dan guru dalam pembinaan rutin Poskestren Bairuha.
Teks Foto 2: Kepala UPTD Puskesmas Gunung Sari Ulu, drg. Niken Giri Wardhani, menyampaikan materi tentang kesehatan gigi dan mulut kepada santri.






