Verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Nasional dan Mandiri 2025 Dilaksanakan di Balikpapan

BALIKPAPAN- Proses Verifikasi Lapangan (verlap) untuk Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) dan Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025 telah resmi dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Verifikasi ini menjadi tahap krusial dalam menentukan sekolah-sekolah yang berhak menerima predikat Adiwiyata di tingkat nasional dan mandiri.

Penunjukkan lokasi uji petik dilakukan langsung oleh Tim Penilai Adiwiyata Pusat. Karena itu, seluruh pihak diminta untuk memahami serta menyesuaikan proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Bagi sekolah yang tidak termasuk lokasi uji petik, KLHK menjelaskan bahwa pengumuman hasil penilaian Adiwiyata Tahun 2025 dijadwalkan rilis pada akhir November 2025.

Salah satu sekolah yang ditunjuk sebagai lokasi verifikasi adalah SDN 017 Balikpapan Barat. Kegiatan berlangsung pada Rabu (12/11/2025) dan dipimpin langsung oleh Tim Penilai Pusat dari Pusdal LH Kalimantan, yaitu Yanthi Wednida Lumbangaol dan Fatimah Asih Nuraini. Keduanya turun ke lapangan untuk menilai kondisi riil sekolah, implementasi program lingkungan, serta kelengkapan data pendukung.

Pelaksanaan verifikasi turut mendapat dukungan penuh dari DLH Provinsi Kalimantan Timur melalui kehadiran Abdul Yamin, Agung Prio Utomo, dan Fitriani. Mereka memastikan seluruh tahapan berjalan lancar sekaligus membantu pemenuhan aspek teknis yang dibutuhkan selama penilaian.

Dari DLH Kota Balikpapan, Kabid PHPKLH Siti Patimah hadir bersama tim pendamping Karina dan Robby H. Kehadiran mereka bertujuan memastikan data, dokumen, dan hasil kerja lapangan sekolah dapat tersampaikan secara akurat. Forum Adiwiyata juga berperan penting dalam proses ini melalui Siti Sunarmi, Nenden, dan Pak Bahar, yang selama ini memberikan pendampingan intensif kepada sekolah-sekolah peserta.

Penguatan dari sektor pendidikan juga terlihat melalui kehadiran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan. Kabid PSD, I Ketut Karton, hadir bersama stafnya termasuk Pak Fajar, guna memastikan sinkronisasi antara program Adiwiyata dan kebijakan peningkatan kualitas pendidikan.

Melalui rangkaian verifikasi ini, seluruh pihak berharap proses penilaian berjalan objektif, transparan, dan memberikan hasil terbaik. Program Adiwiyata diharapkan terus menjadi fondasi dalam membangun sekolah berbudaya lingkungan yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan di Provinsi Kalimantan Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *