BALIKPAPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan menggelar sosialisasi Program Adiwiyata Tahun 2026 dengan melibatkan ratusan sekolah serta pemangku kepentingan pendidikan lingkungan hidup.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas sekolah dalam menerapkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Acara dibuka oleh Siti Fatimah, Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup (PHPKLH) DLH Balikpapan, yang hadir mewakili Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana.
Dalam sambutannya, Siti Fatimah menegaskan pentingnya peran sekolah dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini. Menurutnya, Program Adiwiyata tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga gerakan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berbudaya lingkungan.
Kegiatan sosialisasi diikuti total 415 sekolah. Sebanyak 74 sekolah hadir langsung di Platinum Hotel Balikpapan, sementara 341 sekolah lainnya mengikuti secara daring.
Selain pihak sekolah, kegiatan tersebut juga melibatkan anggota Forum Adiwiyata Balikpapan yang berperan aktif dalam pendampingan serta penguatan program di tingkat sekolah.
Sebagai narasumber, hadir Adzra Fadhila, Penelaah Teknis Kebijakan dari Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup.
Dalam pemaparannya, Adzra menjelaskan kebijakan terbaru serta implementasi Program Adiwiyata, termasuk pengenalan Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) yang menjadi bagian penting dalam pelaporan dan evaluasi program.
Ia mengatakan, Program Adiwiyata merupakan upaya nasional dalam mendorong terciptanya sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan melalui tata kelola yang baik serta partisipasi aktif seluruh warga sekolah.
“Kunci keberhasilan Adiwiyata adalah komitmen bersama, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa hingga dukungan masyarakat,” ujarnya.
Melalui sosialisasi tersebut, seluruh peserta diharapkan dapat memahami mekanisme, indikator penilaian, serta strategi implementasi Program Adiwiyata secara optimal di sekolah masing-masing.
DLH Balikpapan juga mendorong kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan Forum Adiwiyata agar program tersebut tidak hanya menjadi formalitas, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap lingkungan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Kota Balikpapan dalam mendukung pendidikan lingkungan hidup dan mewujudkan generasi yang peduli serta bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.






