KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Demi meningkatkan hasil produksi budidaya ikan di RT 50 Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara.
Maka belum lama ini Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) turut merealisasikan bantuan melalui pendistribusian pakan ikan bagi kelompok penggiat pembudidaya ikan di wilayah tersebut.
Hal ini dipertegas langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kutim, Suriansyah secara terpisah saat diwawancarai Senin (12/6/2023).
Yang mana launching bantuan pakan ikan yang pernah dilakukan langsung diserahterimakan melalui Bupati Kutim Drs H Ardiansyah Sulaiman M.Si. “Dengan adanya pemberian bantuan bibit pangan ikan dalam menyiasati dampak inflasi akibat kebaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi,” terang orang nomor satunya di Pemkab Kutim yang diulas kembali penegasannya oleh Kadis Perikanan Kutim Suriansyah.
“Beliau dalam hal ini bapak Bupati Kutim kita, bantuan pakan ikan sukses tersalurkan secara tepat sasaran, tidak menutup kemungkinan kedepannya merambah kalangan pembudidaya lainnya,” beber Kadis Perikanan Kutim.
Kadis Perikanan Kutim berharap para penggiat budidaya ikan melalui penyaluran bantuan tersebut dapat memaksimalkan peningkatan produktivitasnya sehingga hasil reproduksi ikan memberikan hasil yang bagus dalam mendukung perluasan pengembangan dalam pemasarannya.” Tentunya mereka ini sangat terdampak sekali akan inflasi BBM tersebut dengan adanya bantuan pakan ikan dalam pembudidayaannya dapat menekan pengeluaran,” ucap Suriansyah.
Suriansyah mengungkapkan untuk itu Bupati Ardiansyah turut mendukung pencanangan budidaya ikan tersebut melalui peran aktif Dinas Perikanan yang turut dirasakan bersinergi. “Maka dari itu pihak kami sangat serius dalam membantu para penggiat budidaya ikan didalam menghadapi pasca inflasi BBM lalu,” katanya lagi.
Ia menjelaskan bahkan program bantuan yang barusan dicanangkan tersebut telah dirumuskan penganggarannya dan telah terlaksana pada tahun 2023 ini secara berkelanjutan. “Penyerahan bantuan pakan ikan secara seremoni simbolisnya di awali penyerahannya di RT 50 Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara,” tegas Suriansyah.
Suriansyah melanjutkan setelah nantinya di RT 50 maka program berikutnya merambah pada tiga kecamatan terdiri dari 6 kelompok lagi kalangan penggiat pembudidayanya. “Inshaallah dalam waktu dekat berlanjut ke Kecamatan Rantau Pulung dan Sangatta Selatan. Kedepan selain dari program pengendalian inflasi ini, kita juga sudah memprogramkan di seluruh kecamatan, kebetulan dalam dinas kita sudah tidak ada lagi kelautan, sehingga kita hanya dinas perikanan, jadi kita akan fokus pada darat, sungai dan di kelompok budidaya,” terangnya.
Dirinya menjelaskan, masih di tahun yang sama 2023 bantuan juga berupa
kolam terpal.”Dinas Perikanan Kutim juga sudah menyusun pembuatan kolam tambak dan pintu air. Sebab menurutnya, saat pembudidaya kolam tambak di sungai, masyarakat sangat membutuhkan pintu air,” tutup Suriansyah.(adv/Diskominfo Staper Kutim)






