KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Imbauan ke setiap sekolah yang ada di Sangatta meliputi 18 kecamatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Mulyono menyarankan agar setiap jenis kegiatan di sekolah jangan sampai memberatkan keuangan para orang tua murid.
“Saya selalu berpesan semua kegiatan yang dilaksanakan jangan terlalu membebani orang tua,” ungkap Mulyono, Rabu (15/11/2023)
Lanjut Mulyono, sekolah seharusnya tidak terlalu sering meminta sumbangan uang dari orang tua murid dengan alasan untuk iuran kegiatan. Sudah sepatutnya sekolah melaksanakan program kegiatan sesuai dengan kebutuhan siswa-siswi, tidak hanya demi kepentingan pengumpulan dana saja.
“Saya gak mau sekolah sedikit-sedikit meminta sumbangan dari orang tua,” ujar Mulyono, menyoroti kebijakan yang terkadang membebani orang tua dalam hal pembayaran berbagai biaya terkait pendidikan.
Partisipasi orang tua dalam pendidikan anak memang sangat penting, namun Mulyono ingin memastikan bahwa beban finansial yang dihadapi orang tua semua berdasarkan takaran kemampuan masing-masing. Sehingga tidak ada patokan nominal yang ditentukan, apalagi sampai membebani.
Dalam penekanannya terhadap kerja sama antara sekolah dan orang tua, Mulyono mendorong agar partisipasi orang tua diselaraskan dengan program-program sekolah yang berfokus pada perkembangan siswa. Tujuannya adalah agar orang tua dapat merasa terlibat secara aktif tanpa merasa kesulitan finansial.
“orang tua bukan berarti tidak diajak harus dilibatkan juga tapi jangan terlalu besar, sehingga orang tua juga punya andil supaya merasa memiliki,” paparnya.
Mulyono berkeyakinan bahwa dengan pendekatan yang seimbang dan program-program yang baik, orang tua dapat menjadi mitra yang kuat dalam pembangunan pendidikan anak-anak mereka. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan kerja sama yang produktif antara sekolah dan orang tua demi kualitas pendidikan yang lebih baik.(adv/diskominfo staper kutim)






