KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Penuhi kewajiban dalam merealisasikan program Coorporate Social Responsibility (CSR) PT Kaltim Prima Coal (PT KPC) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) konsisten dan penuh komitmen sasar dunia pendidikan, salah satunya melalui beasiswa.
Ditahun 2023, ini PT KPC menyalurkan program Beasiswa Berdaya untuk 201 orang penerima jenjang pendidikan SMP, SMA, Diploma Tiga (D3) dan Strata satu (S1).
Seperti beberapa waktu lalu disaat pemberian beasiswa oleh PT KPC sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat beasiswa oleh GM External Affairs Sustainable and Development PT KPC Wawan Setiawan kepada perwakilan penerima disaksikan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim.
Hal ini dibenarkan dan diungkapkan Bupati Kutim, Drs H Ardiansyah Sulaiman M.Si kepada media, Jumat (1/12/2023). “Saya sangat mengapresiasi positif dedikasi KPC terhadap kepeduliannya untuk dunia pendidikan di Kutim. Ini bukti, KPC terus konsisten kepada masyarakat Kutim melalui program beasiswa yang sebelumnya juga telah menyiapkan Beasiswa Kutim Cerdas,” terangnya.
Orang nomor satunya di Pemerintahan Kabupaten Kutim berharap dengan diluncurkannya dua jenis beasiswa oleh PT KPC di tahun berikutnya bisa lebih ditingkatkan lagi jumlah penerima beasiswanya.
Selanjutnya, di tengah tantangan zaman yang begitu komplit ini, semakin tahun semakin banyak yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Saya harap semua pihak juga bisa memberikan kepedulian terhadap dunia Pendidikan di Kutim. KPC ini jadi contoh nyata dalam memajukan pendidikan kita,” tegasnya.
“Oh iya terkait beasiswa dalam hal ini Baznas Kutim juga sudah menggelontorkan beasiswa meskipun jumlahnya sedikit. Karena terkait kemampuan yang mereka miliki dari masyarakat. Artinya semakin banyak orang yang membuat program beasiswa,” tegasnya.
Sementara itu, GM External Affairs Sustainable and Development PT KPC Wawan Setiawan mengatakan pendidikan menjadi bagian penting dari program pemberdayaan PT KPC dan pihaknya akan selalu inovatif untuk bersinergi dengan program Pemkab Kutim.
“Dari 7 bidang program pendidikan yang dicanangkan Pemkab Kutim, 6 sudah mulai berjalan dan satu pekerjaan rumah (PR) bersama yakni akreditasi sekolah,” ujarnya.
Wawan juga mengungkapkan pihaknya menyampaikan pesan kepada masyarakat, bahwa pendidikan harus menjadi yang utama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kutim.
“Selain beasiswa, ada juga program kami, yaitu peningkatan infrastruktur sekolah, peningkatan kapasitas guru dan lainnya. Tentunya kami ingin menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kutai Timur,” tutupnya.(adv/diskominfo staper kutim)






