TENGGARONG, kaltimonline.com – Kelompok Tani di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berinovasi untuk manfaatkan lahan eks Tambang PT Baiduri Bukit Energi (BBE) seluas 20 hektare.
Lahan bekas tambang itu kini beralih fungsi menjadi pengelolaan pertanian, khususnya komoditas padi yang memproduksi beras.
Berkat arahan serta dukungan dari PT BBE, produktifitas lahan tersebut terus alami peningkatan tiap tahunnya. Muhammad Arsyad, selaku Kepala Desa (Kades) Loa Duri Ulu mengatakan kelompok tani desanya telah berhasil memanen beras dari padi yang diolah.
“Selama tiga tahun ini Alhamdulillah produksi dan panennya terus meningkat berkat dukungan dan binaaan dari PT BBE,” ucap Arsyad.
Arsyad mengungkapkan pihaknya tak hanya menggandeng PT BBE dalam kerjasama pengembangan lahan tani eks tambang tersebut. Pihaknya turut bersinergi dengan Pemdes Loa Duri Ulu dan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul). Kini, desa Loa Duri Ulu selalu berhasil memanen padi dengan hasil yang memuaskan. Hal ini dikarenakan kualitas tanah yang subur, sehingga masyarakat yang berprofesi sebagai petani turut dimudahkan dalam mengembangkan ekonomi desa.
“Kami berharap mudah-mudahan hasil panen dari pemanfaatan lahan eks tambang ini terus mengalami peningkatan. Dan mudahan bisa panen 3 kali dalam satu tahun,” harap Arsyad. (adv)






