Bunda Literasi Kutim Berpesan Jalankan Tupoksi Sebagai Ladang Amal

KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Beberapa waktu lalu Bunda Literasi Kabupaten Kutai Timur, Siti Robiah Ardiansyah mengukuhkaan 18 bunda literasi kecamatan yang bakal bertugas di wilayahnya masing-masing.

Bergaun kebaya merah disertai rok batik berwarna krem, bunda literasi di 18 kecamatan dikukuhkan oleh Siti Robiah yang didampingi Plt Asisten III Administrasi dan Umum, Sudirman Latif serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kutim, Ayub.

Setelah mengukuhkan 18 orang, diwaktu berbeda Sabtu (25/11/2023) media mewawancarai langsung bunda literasi kecamatan, Siti Robiah yang juga sebagai Bunda PAUD Kutim yang menegaskan setelah pengukuhan diharapkan dalam menjalani tupoksi jangan sampai menjadi suatu kendala (beban), akan tetapi berbagai kegiatan dapat dijadikan ladang amal.

Sebab ia menyadari bunda literasi ini tidak mudah lantaran selain sebagai bunda literasi, para kecamatan juga dibebani sebagai TP PKK dan Bunda PAUD di kecamatannya masing-masing.

Kendati demikian, Bunda Literasi di Kecamatan berperan sebagai corong dari Dinas terkait yang akan menyasarkan programnya ke masyarakat.

“Secara teknis ada di Dinas Perpustakaan dan Arsip, Bunda Literasi sebagai duta literasi di kecamatannya masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, ditambahkan oleh Plt Asisten III Administrasi dan Umum Pemkab Kutim, Sudirman Latif berpesan bahwa bunda literasi di kecamatan bisa melakukan pembudayaan dalam membaca di kecamatannya.

.”Mulai dari proses kebiasaan sampai pada pembudayaan membaca, mulai dari anak-anak usia dini sampai kepada seluruh masyarakat di wilayah masing-masing kecamatan,” tutupnya.(adv/diskominfo staper kutim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *