Disdikbud Kutim Data Sekolah Pendidikan Dasar Sebelum Terapkan Kurikulum Merdeka 

KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Sebelum menerapkan program kurikulum merdeka, maka dalam hal ini Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) khususnya yang membidangi Pendidikan Dasar melakukan pendataan jumlah siswa setiap sekolah terlebih dahulu.

Pendataan bertujuan memastikan kebutuhan buku bagi sekolah yang akan menerapkan kebijakan kurikulum merdeka.

“Ini saya lagi ingin mendata berapa sih kekurangan buku itu, hasilnya nanti itu akan kita buatkan telaahan staf baru kami laporkan kepada Ibu Plt Kepala Dinas. Ini berjenjang supaya kita bisa sediakan untuk ajaran baru 2022/2024,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono saat dikonfirmasi, Rabu (29/11/2023)

Di waktu yang bersama kadisdikbud Kutim melalui Kabid Pendidikan Dasar, Uud Sudiharjo, saat dijumpai di ruang kerjanya belum lama ini.

Uud menyatakan, sekolah yang siap dengan kebijakan tersebut juga berusaha secara mandiri menyiapkan buku kurikulum merdeka. Saat ini, upaya penerapan kurikulum merdeka belajar sudah mulai diperluas. Jika sebelumnya lebih menfokuskan sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Sangatta Utara, kini sudah merambah kecamatan lainnya.

Upaya tersebut, kata Uud, sesuai instruksi Wakil Bupati Kutim. Mendorong lebih banyak sekolah yang menerapkan kebijakan kurikulum merdeka dengan bekerjasama pihak sekolah dan pengawas sekolah.

“Kita bergerak bersama pengawas sekolah dan ada sekolah-sekolah yang secara bersama-sama menyiapkan kegiatan itu secara mandiri, dan memang kegiatan itu dilaksanakan secara mandiri. Artinya mandiri menggunakan anggaran mereka,” jelasnya.(adv/diskominfo staper kutim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *