KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Disdikbud Kutim) sukses menggelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) yang dirangkai dengan Sosialisai Implementasi Kurikulum dan PAI Berbasis TIK. Maka Disdikbud Kutim kembali, baru saja menghelat Pekan Keterampilan PAI.
Yang mana Pekan Ketrampilan PAI turut agendakan delapan kategori cabang lomba terdiri dari seni tilawah, LCC, pidato, MHQ, adzan, kaligrafi, rebana serta habsi.
Saat diwawancarai Kepala Disdikbud Kutim melalui Kepala Bidang pembinaan SMP Ilham, Sabtu (11/11/2023), mengatakan kegiatan mengusung tema “Mengoptimalkan Potensi Siswa menuju Merdeka Belajar 2030”. Dirinya menambahkan agenda berlangsung Rabu (08/11/2023), waktu lalu di Aula Hotel Royal Victoria.
Selama berlangsungnya kegiatan dihadiri jajaran Disdikbud Kutim, perwakilan dari Kementrian Agama, serta undangan yang merupakan peserta yang berasal dari seluruh Kecamatan yang ada di Kutim.
Dalam laporannya, Ihlam mengatakan, Pentas Ketrampilan PAI menjadi bagian penting dari implementasi Kurikulum Merdeka yang sudah diterapkan di seluruh satuan pendidikan yang ada di Kutim, yang berkaitan dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Salah satu yang ditekankan dalam P5 tersebut, jelasnya adalah menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang beriman dan berakhlak mulia.
“Sehingga pendidikan agama menjadi salah satu yang tidak bisa ditawar-tawar,” tegas Ilham.
Mengingat pentingnya pendidikan agama dalam setiap proses pembelajaran yang ada disetiap satuan pendidikan khusunya di jenjang SMP, sambung Ilham, Disdikbud Kutim tidak pernah mendiskriminasi mata pelajaran apapun yang dipelajari oleh para peserta didik. Terutama mata pelajara agama.
Selain itu, dengan hadirnya pemerintah dalam memberikan dukungan untuk peningkatan dunia pendidikan, diharapkan selaras dengan inovasi dan kreatifitas yang dihasilkan oleh para tenaga pendidik,” ujarnya.
Dalam lomba yang dikuti sebanyak 290 peserta yang merupakan siswa jenjang SMP ini, Ilham berpesan agar bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali pengalaman serta tidak berorientasi terhadap hasil. Namun lebih mengedapankan tali silaturahmi antar sesama.(adv/diskominfo staper kutim)






