BALIKPAPAN-Untuk memastikan kondisi kualitas air di waduk kilometer 12 yang menjadi salah satu sumber pasokan air bersih bagi masyarakat balikpapan. Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) III melakukan kunjungan lapangan.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, melakukan kunjungan lapangan, untuk meninjau langsung kondisi kualitas air di waduk yang menjadi salah satu sumber pasokan air bersih bagi masyarakat. Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD, khususnya terkait isu lingkungan dan pelayanan publik.
Yusri menjelaskan, perhatian utama Komisi III tertuju pada kualitas air dengan cakupan waduk seluas sekitar 420 hektare dan volume air yang cukup besar. Menurutnya, kondisi ini harus terus dipantau agar kualitas air tetap terjaga dan layak didistribusikan ke masyarakat.
“Kami fokus pada aspek lingkungan, terutama kualitas air. Ini bagian dari pengawasan kami kepada PTMB agar pengelolaan air tetap optimal,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Komisi III juga mencatat adanya tantangan berupa pertumbuhan tanaman gulma di permukaan air yang dapat memengaruhi kualitas. Meski demikian, upaya pembersihan yang mendapat dukungan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) dinilai cukup membantu.
“Kendala gulma ini muncul saat debit air berubah. Ketika air surut, tanaman itu terlihat dan bisa berdampak pada kualitas air. Karena itu, kami mendorong agar bantuan dari BWS dimanfaatkan secara maksimal oleh PTMB,” jelasnya.
Selain itu, Yusri mengungkapkan rencana peremajaan jaringan pipa distribusi air, khususnya pada jalur Kilometer 24 hingga Kilometer 12, yang mendapat dukungan dari Sepaku. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas distribusi air ke pelanggan.
Kunjungan ini juga dilakukan sebagai respons atas kekhawatiran warga terkait kemungkinan penurunan kualitas air saat didistribusikan melalui pipa. Namun, dari hasil peninjauan, Yusri menilai proses pengolahan yang dilakukan PTMB sudah berjalan dengan baik.
“Kami melihat langsung, proses yang dilakukan PTMB sudah maksimal. Ini perlu terus dijaga dan diawasi bersama,” katanya.
Ke depan, PTMB ditargetkan dapat melayani hingga 120 ribu pelanggan sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan air bersih di Kota Balikpapan. DPRD pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan guna memastikan kualitas dan distribusi air tetap terjaga bagi masyarakat.(*)






