Puluhan Janda akan Terima Peningkatan Pelatihan dari Pemkab Kukar dalam Waktu Dekat

TENGGARONG, kaltimonline.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakatnya terus bergulir. Melalui program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Edi Damansyah bersama Rendi Solihin, Kukar Siap Kerja.

Yang melibatkan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berbagai pelatihan dan pembinaan dilakukan agar dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Salah satu upaya terbaru Pemkab Kukar tahun 2023 ini adalah pelatihan bagi para janda. Pelatihan yang akan dipimpin Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar ini akan direalisasikan dalam waktu dekat. Dan pihak Dispora Kukar telah melakukan pendataan terhadap janda. Terdata sudah ada 30 wanita yang sebelumnya kurang beruntung membangun rumah tangga. Kini tergabung dalam Komunitas Para Janda (Kopaja) dan terdaftar untuk mendapat pelatihan kerja dari Pemkab Kukar.

“Kami telah berkoordinasi bersama Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Distransnaker) Kukar selaku penyedia pelatihan. Ini adalah bagian dari mensukseskan program Kukar Siap Kerja. Yakni menciptakan lapangan kerja baru dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat di Kukar. Yang juga akan meningkatkan kualitas SDM yang unggul, berdaya saing dan mandiri,” ungkap Kadispora Kukar, Aji Ali Husni tidak lama ini.

Ali mengatakan para janda ini akan diberikan pelatihan keterampilan seperti menjahit, Makeup Artist (MUA) dan Tata Boga. Saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang siap membantu mensukseskan pelatihan ini. Yakni perusahaan ENI Muara Bakau yang siap menjadi tenaga narasumber untuk pelatihan MUA. Sesuai dengan harapan Bupati, Edi Damansyah. Ali harap akan ada perusahaan lain yang ikut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas SDM dan menciptakan lapangan pekerjaan baru di Kukar.

Mengingat masih ada banyaknya janda yang berjuang dalam meningkatkan ekonomi keluarganya sebagai seorang single parent di 20 kecamatan. Ali pastikan pelatihan ini akan terus berkembang dan berkelanjutan mengikuti permintaan masyarakat. Namun untuk saat ini, Pemkab Kukar masih prioritaskan seputar Kecamatan Tenggarong.

“Harapan kita dengan adanya pelatihan ini akan meningkatkan perekonomian mereka. Kami juga ingin kepercayaan diri mereka lebih tinggi, semangat mengangkat ekonomi keluarganya juga semakin tinggi dan tidak dipandang sebelah mata,” tutup Ali. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *