BALIKPAPAN – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Balikpapan mendapat perhatian serius DPRD. Lembaga legislatif menegaskan tidak boleh ada lagi praktik titip-menitip calon siswa dalam proses penerimaan murid baru.
Ketua DPRD Kota Balikpapan menegaskan seluruh proses SPMB harus berlangsung transparan, adil, dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah. Bahkan, anggota DPRD diminta menjadi bagian dari pihak yang menghormati aturan tersebut dan tidak melakukan intervensi terhadap proses seleksi.
“Proses SPMB harus berjalan transparan dan adil. Tidak boleh ada lagi praktik titip-menitip, termasuk oleh anggota dewan sendiri,” tegasnya.
Menurutnya, sistem penerimaan murid baru telah memiliki mekanisme dan jalur yang harus diikuti setiap calon peserta didik. Karena itu, alasan untuk membantu siswa yang tidak lolos pada jalur tertentu tidak dapat dijadikan dasar untuk melakukan intervensi.
Praktik titip-menitip dinilai bukan hanya berpotensi mencederai rasa keadilan masyarakat, tetapi juga dapat menimbulkan persoalan hukum apabila ditemukan adanya penyalahgunaan kewenangan atau pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.
Pernyataan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dan aparat penegak hukum yang terus mendorong pelaksanaan penerimaan murid baru secara transparan dan berintegritas.
Untuk memperkuat pengawasan, Komisi IV DPRD Kota Balikpapan dijadwalkan menggelar rapat khusus terkait pelaksanaan SPMB 2026. Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD memastikan proses penerimaan murid berlangsung bersih dan tidak mendapat tekanan maupun intervensi dari pihak mana pun.
Jadwal SPMB Balikpapan 2026
Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan telah menyiapkan rangkaian pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan masyarakat perlu mencermati setiap tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan agar proses pendaftaran dapat berlangsung lancar.
Tahapan awal dimulai dengan pengambilan nomor antrean pada 15 hingga 23 Juni 2026. Tahap tersebut menjadi bagian awal bagi calon peserta didik yang akan mengikuti pendaftaran pada jenjang Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Selanjutnya, proses verifikasi dan validasi data atau verval dilaksanakan pada 24 Juni hingga 1 Juli 2026. Tahapan ini terutama diperuntukkan bagi calon peserta didik yang menggunakan jalur prestasi dan mutasi serta sejumlah kategori peserta yang membutuhkan penyesuaian data kependudukan.
“Pendaftaran tetap menggunakan jalur yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi,” ujar Irfan, Rabu (3/6/2026).
Verval wajib dilakukan calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur prestasi dan mutasi. Ketentuan tersebut juga berlaku bagi lulusan sekolah di Balikpapan yang belum memiliki data kependudukan Kota Balikpapan, lulusan dari luar daerah yang memiliki data kependudukan Balikpapan, serta lulusan tahun 2023, 2024, dan 2025 yang baru mendaftar pada tahun ini.
Namun, peserta yang menggunakan nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk jalur prestasi akademik tidak diwajibkan mengikuti verval. Nilai TKA akan terintegrasi secara otomatis ke dalam sistem pendaftaran daring.
“Peserta cukup melakukan pendaftaran melalui SPMB Online Kota Balikpapan. Nilai TKA akan ditambahkan secara otomatis oleh sistem,” jelasnya.
Pendaftaran untuk jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026. Hasil seleksi sekaligus proses lapor diri untuk keempat jalur tersebut dijadwalkan pada 3 hingga 5 Juli 2026.
Sementara itu, pendaftaran jalur reguler dibuka pada 6 hingga 8 Juli 2026. Hasil seleksi dan proses lapor diri untuk jalur tersebut berlangsung pada 9 hingga 10 Juli 2026.
Dengan adanya pengawasan DPRD dan mekanisme pendaftaran yang telah ditetapkan, pelaksanaan SPMB 2026 diharapkan berlangsung secara objektif. Tidak hanya memastikan calon siswa mendapatkan kesempatan yang sama, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan murid baru di Kota Balikpapan.






