Sprint Race Swimming Open 2023 Asah Prestasi Dalam Berkompetisi

KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Terus asah prestasi kalangan atlet renang di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), belum lama ini digelar “Sprint Race Swimming Open 2023” di kolam renang Town Hall Sangatta Baru, Sprint Race Swimming Open 2023 peserta terdiri dari kalangan pelajar se – Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Walau pelaksanaan baru saja berakhir dan ditutup Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim), DR H Kasmidi Bulang ST MM, maka awak media, Senin (13/11/2023) mewawancarainya, ia pertama – tama mengapresiasikan atas suksesnya penyelenggaraan Sprint Race Swimming Open 2023

“Saya juga ucapkan selamat kepada atlet yang berhasil menjadi juara, untuk itu Pemkab Kutim berkomitmen untuk terus membina dan mengembangkan olahraga, termasuk olahraga renang. Tahun ini, Pemkab Kutim menganggarkan Rp 60 miliar untuk pembinaan dan pengembangan olahraga,” terang Wabup Kasmidi Bulang.

Wabup Kasmidi Bulang menegaskan pembinaan akan terus dilakukan dalam melahirkan para perenang berprestasi. “Mengingat kita (Kutim) sering kekurangan atlet jika mengikuti kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional sehingga harus mendatangkan atlet dari luar. Hal ini tidak boleh terjadi lagi. Di masa depan kontingen Kutim wajib menggunakan atlet lokal,” imbuhnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat ini Pemkab Kutim segera membangun kolam renang yang bertaraf internasional di kawasan MakoLanal Sangatta. “Peletakan batu pertama pembangunannya telah kita lakukan beberapa waktu lalu,” jelas Kasmidi Bulang.

Saat dikonfirmasi ditempat lain, Ketua pelaksana  Sprint Race Swimming Open 2023, Adiyan Siregar menyebutkan ada 72 cabang lomba yang dipertandingkan. Kejuaraan ini adalah persiapan mengikuti kejuaraan tingkat provinsi pada bulan Mei 2024 di Balikpapan serta Indonesia Open Desember di tahun yang sama.

“Antusiasme peserta yang mendaftar sangat banyak. Sehingga panitia terpaksa membatasi jumlah peserta. Janji Pak Wakil Bupati akan ada lomba setiap tiga bulan, mudah-mudahan bisa mengakomodir peserta yang tidak tertampung saat ini,” tutup Adiyan.(adv/diskominfo staper kutim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *