KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim), DR H Kasmidi Bulang ST MM serius membebaskan Kabupaten Kutai Timur yang dipimpinnya bersama Bupati Drs H Ardiansyah Sulaiman M.Si agar terbebas dari kawasan zona blank spot.
Untuk itu Wabup Kutim Kasmidi Bulang saat diwawancarai, Rabu (2/8/2023) berharap melalui program pemasangan tower dan BTS tidak didapati lagi ada kawasan yang terdampak blank spot.
Ia menegaskan peluncuran pemasangan BTS di Kutim merupakan support dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemen Kominfo) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutai Timur sebanyak kurang lebih Rp 4 miliar untuk pendirian tower dan BTS.
Dimana, secara teknis akan dikerjakan oleh pemilik jaringan provider Telkomsel, Indosat dan XL.
“Progres pembangunan tower BTS di kecamatan karena kita mendapat bantuan dari Kementerian Komunikasi 64 (titik) di dalamnya ada pembangunan tower dan BTS,” ungkap Kasmidi.
Kasmidi menjelaskan, Pemkab Kutim perlu mengawal terus pembangunan desa ini sebab agar Kutai Timur bebas dari blank spot.
Hal ini juga telah dibahas dalam rapat evaluasi di Diskominfo Staper Kutim.
Selain itu ia berharap hasil dari rapat evaluasi tersebut dapat menyelesaikan permasalah signal, telepon bahkan internet itu tidak ada lagi di tahun yang akan datang.
Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini dari 64 titik terdiri dari Telkomsel 26 titik, Indosat 26 titik dan XL ada 6 titik.(adv/Diskominfo Staper Kutim)






