BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meminta kepada warga untuk menjaga keamanan lingkungan untuk tetap kondusif selama bulan Ramadan.
Menurut Kepala Satpol PP Balikpapan Boedi Liliono mengatakan, pihaknya meminta kepada warga untuk menjaga keamanan selama bulan Ramadan. Sehingga umat islam yang melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan dapat dengan tenang dan damai.
“Kami ingin masyarakat dapat melaksanakan ibadah pada bulan suci Ramadan dalam kondisi yang penuh ketenangan dan kedamaian,” ujar Boedi Liliono, Minggu (23/2/2025).
Boedi mengaku, pihaknya menilai untuk menjaga ketertiban dan menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa sangat bagus.
“Kami mengharapkan kerja sama dari masyarakat untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Boedi mengaku, pihaknya akan melakukan pengawasan secara terus-menerus sepanjang Ramadan. Dalam hal ini, Satpol PP Balikpapan akan mengintensifkan pengawasan terhadap tempat hiburan malam (THM), terutama saat menjelang hingga memasuki bulan suci Ramadan tahun ini.
“Pengawasan ini menjadi prioritas utama menjelang bulan suci Ramadan,” ungkapnya.
Boedi menegaskan, pihaknya selama bulan Ramadan akan bekerjasama dengan stakholder terkait, guna membatasi jam operasional THM selama Ramadan.
“Nantinya, kami akan mengirimkan surat edaran kepada pengelola THM. Surat edaran tersebut berisi aturan penyesuaian jam operasional sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Apabila terdapat pelanggaran terhadap aturan dalam surat edaran, Satpol PP tidak akan ragu untuk memberikan sanksi tegas.
“Jika ada yang melanggar, kami akan menerapkan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.
Boedi menerangkan bahwa penegakan aturan tersebut bertujuan untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan selama Ramadan. Untuk itu, ia berharap semua pihak dapat mematuhi peraturan yang berlaku.
Selain pengawasan terhadap THM, Satpol PP juga akan mengintensifkan razia minuman keras (miras). Razia ini akan mereka lakukan ke beberapa lokasi dengan dugaan menjadi tempat peredaran miras ilegal.
“Kami akan melakukan operasi secara rutin untuk mencegah peredaran miras ilegal,” tutupnya.






