Pemindahan TPS ke Kawasan Pemukiman, Menjaga Estetika Kota

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan memiliki perang penting dalam menjaga estetika kota, salah satunya dengan mensosialisasikan kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat , agar mereka tidak lagi membuang sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berada di luar permukiman. Dengan begitu, lingkungan kota, terutama di jalan-jalan utama, akan lebih bersih,” kata Sudirman kepada wartawan, Rabu (26/2/2025).

Sudirman menjelaskan, untuk menjaga estetika kota, kini yang di lakukan DLH adalah melakukan pemindahan TPS yang berada di pinggir jalan ke dalam kawasan permukiman. Langkah ini sudah berlangsung selama hampir dua tahun. Dimana sekitar 60 TPS di pinggir jalan telah dipindahkan lebih dekat ke masyarakat.

“TPS yang berada di jalan protokol menjadi prioritas untuk dipindahkan ke dalam kawasan permukiman. Kami meminta RT setempat untuk mencari lokasi yang lebih sesuai agar pembuangan sampah lebih tertata,” jelasnya.

Sudirman mengaku, berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 200. Tentang Pengelolaan Sampah mewajibkan setiap kawasan permukiman memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik. Namun, aturan ini belum diterapkan secara optimal, sehingga sejak 2022 pihaknya mulai menggalakkan penerapannya./

“Harapannya, dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) baru tentang sampah rumah tangga, masyarakat dapat lebih aktif dalam mengelola sampahnya sendiri,” tambahnya.

Sudirman juga mendorong masyarakat untuk memilah sampah domestik, seperti sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos atau makanan maggot, serta sampah plastik yang memiliki nilai ekonomi.

“Dengan memilah sampah, masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi, misalnya dengan menjual sampah plastik kepada pengepul,” katanya.
Sudirman berharap, kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dapat terus meningkat, sehingga kebersihan kota tetap terjaga dan lingkungan menjadi lebih sehat. Salah satu langkah agar warga sadar akan kebersihan lingkungan dengan melakukan program ini adalah penyelenggaraan lomba antar RT. Yang bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam memilah sampah.

“Melalui lomba ini, kami berharap dapat memunculkan semangat kompetisi yang positif antar RT. Dan lebih banyak warga yang peduli terhadap pengelolaan sampah,” tegasnya.

Program CGH ini direncanakan untuk dilaksanakan setiap tahun. Dengan tujuan jangka panjang untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di kalangan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *