BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan melakukan revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) di taman 3 generasi di Balikpapan Selatan. Rencananya revitalisasi akan selesai di akhir Februari 2025. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayalesmana.
“Untuk revitalisasi sudah berjalan dua pekan, dan mudah-mudahan akhir bulan ini sudah rampung,” kata Sudirman di Balikpapan, Rabu (26/2/2025).
Sudirman mengaku, untuk taman seluas 1,5 hektare yang memiliki konsep healing garden ini sedang ditata ulang untuk memberikan kesan modern dan lebih nyaman bagi masyarakat. Revitalisasi dilakukan dengan menata ulang lanskap taman, melakukan penanaman ulang pepohonan, serta meningkatkan fasilitas pendukung.
“Kami melakukan penataan ulang salah satu ruang terbuka hijau agar lebih indah,” tegas Sudirman.
Lanjut Sudirman, usai revitalisasi rampung,selanjutnya akan tetap menjaga keindahan dan kerapihan taman agar tetap nyaman bagi pengunjung. Selain itu, untuk taman 3 generasi sesuai standar harus aman dan nyaman terhadap anak. Selain ada permainan anak taman juga harus memberikan edukasi. Kebetulan Taman Tiga Generasi memiliki perpustakaan.
Sudirman menjelaskan, pihaknya berencan akan menambah permainan anak, namun fungsi dari Taman Tiga Generasi tidak akan diubah, tetap akan menjadi taman, tapi hanya menambah permainan anak, agar taman tersebut menjadi ramah anak. Sehingga aman dan nyaman digunakan oleh anak-anak.
“Rencananya untuk tahun ini hanya Taman Tiga Generasi yang akan ditambah permainan anak, jadi kita berharap teman-teman media dapat mensosialisasikan. Agar para investor mau membuat seluruh taman yang ada di kota Balikpapan menjadi taman ramah anak,” terangnya.
“Kami sangat berharap peran serta seluruh elemen masyarakat, khususnya para investor. Jadi kita sudah menyiapkan tamannya, dan untuk peralatannya kita berharap dari para investor yang ada di kota Balikpapan,” tambahnya.
Kehadiran fasilitas publik Taman Tiga Generasi di Balikpapan menjadi alternatif pilihan masyarakat. Fasilitas publik dibangun sejak tahun 2013 lalu dan kini masyarakat sudah dapat menikmatinya bersama keluarga sebagai salah satu tempat hiburan masyarakat di saat sore hari maupun pagi hari.






