BALIKPAPAN-Bentuk komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kepada masyarakat dalam memenuhi pendidikan di Kota Balikpapan, salah satunya dengan membangun unit sekolah baru ditahun 2026.
Sekolah yang akan dibangun pemerintah adalah sekolah terpadu mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (Paud), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi kewenangan Pemkot Balikpapan.
“Kita tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus diawali dengan penyusunan Detail Engineering Design sebagai bagian dari proses perencanaan teknis yang matang,” jelas Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, saat ditanya terkait rencana pembangunan sekolah baru di Balikpapan, pada hari Jumat (11/7/2025).
Membangun sekolah, harus di mulai dari Detail Engineering Design (DED) dulu. Semuanya harus melalui perencanaan teknis yang detail, baru setelah itu bisa masuk ke tahap pembangunan di tahun berikutnya. “Pada anggaran tahun 2025 ini ada beberapa DED yang kami kejar untuk bangun sekolah,” katanya.
Sejumlah lokasi telah diidentifikasi sebagai titik potensial untuk pembangunan sekolah baru. Di antaranya kawasan Islamic Center, dekat perumahan WIKA, dan tanah hibah dari Grand City. Pemerintah kota juga berencana mempercepat proses serah terima lahan dari pihak Grand City agar bisa segera dimanfaatkan.
Selain itu, ada juga rencana pembangunan SMA di wilayah Balikpapan Timur, yang diproyeksikan akan menjawab kebutuhan pendidikan menengah di kawasan tersebut.
Bagus turut menyampaikan bahwa SMK Negeri 7 Balikpapan berpotensi mendapatkan bantuan dari anggaran keuangan Provinsi Kalimantan Timur. Sekolah tersebut merupakan kewenangan provinsi sehingga pembiayaannya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.
“Mudah-mudahan bantuan yang sempat tertahan tahun lalu, tahun ini bisa keluar dan kembali dilanjutkan,” harapnya.
Dengan percepatan penyusunan DED pada anggaran perubahan 2025, Pemkot berharap pembangunan unit sekolah baru bisa direalisasikan lebih cepat di tahun-tahun mendatang, sebagai upaya memenuhi kebutuhan pendidikan seiring pertumbuhan jumlah penduduk di Balikpapan.
Sebagai informasi masing-masing sekolah yang akan dibangun pada tahun ajaran 2025/2026 dapat menampung kurang lebih 128 peserta didik. Komitmen pemerintah ini dilakukan sejak tahun 2022 yang dimulai dengan membangun sekolah di kampung atas air Kecamatan Balikpapan Barat yakni SMP 25 dan setiap tahun bangunan sekolah terus berdiri hingga tahun ini dan tahun selanjutnya sampai kepemimpinan Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud dan Wakil Wali Kota H. Bagus Susetyo berakhir.






