BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu memperluas jangkauan pasar hingga ke mancanegara. Melalui program pengembangan ekspor dan promosi produk dalam negeri, Disdag aktif menjembatani pelaku usaha lokal agar dapat bersaing di pasar global.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disdag Kota Balikpapan, Adi Sudarto, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki dua program utama yang menjadi strategi penting peningkatan daya saing produk lokal, yaitu pengembangan eksporserta penggunaan dan promosi produk dalam negeri.
“Kami bersinergi dengan Export Center Balikpapan sebagai bagian dari upaya menunjang program pengembangan ekspor,” ujar Adi, Jumat (31/10/2025).
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah kegiatan business matching bekerja sama dengan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM Balikpapan berkesempatan memperkenalkan produknya secara langsung kepada calon mitra dagang di pasar internasional.
Produk-produk unggulan yang mulai menembus pasar ekspor antara lain produk herbal, makanan olahan, dan kerajinan tangan.
“Yang paling dominan saat ini memang produk makanan dan herbal. Dua sektor ini punya potensi besar karena permintaannya tinggi dan mudah diterima pasar luar negeri,” jelasnya.
Adi menambahkan, sebagian besar produk yang dipromosikan berasal dari UMKM binaan Pemkot Balikpapan. Pemerintah berperan aktif memberikan pendampingan, pelatihan, serta akses pasar, agar para pelaku usaha kecil mampu naik kelas dan memperluas jejaring bisnisnya.
Ke depan, Dinas Perdagangan akan memperkuat strategi promosi melalui pameran internasional dan pelatihan ekspor terpadu yang melibatkan pelaku UMKM dari berbagai sektor.
“Kami ingin memastikan produk Balikpapan tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga bisa bersaing di pasar Asia dan bahkan dunia,” kata Adi.
Berbagai langkah tersebut diharapkan menjadikan Balikpapan tak hanya dikenal sebagai kota industri dan jasa, tetapi juga sebagai pusat produk unggulan UMKM yang mampu menembus pasar global melalui inovasi, kreativitas, dan kualitas produk yang terus meningkat.






