BALIKPAPAN-Di tengah kemeriahan peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menjadikan momentum tahunan ini bukan sekadar seremoni, melainkan gerakan kolektif untuk menegaskan komitmen menjaga kebersihan dan memperkuat sinergi pembangunan.
Halaman Balai Kota Balikpapan, Jumat (13/2/2026), dipadati peserta senam sehat, jalan santai, hingga aksi bersih-bersih lingkungan. Kegiatan ini melibatkan pimpinan dan anggota DPRD, jajaran organisasi perangkat daerah, serta masyarakat umum.
Suasana kebersamaan terasa kental, sekaligus menyiratkan pesan bahwa pembangunan kota tidak dapat dilepaskan dari partisipasi warga.
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan. “Kami mengajak seluruh peserta untuk tertib dan tidak membuang sampah sembarangan. Ini bagian dari contoh yang harus ditunjukkan DPRD dan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Alwi, usia kota yang terus bertambah harus diiringi dengan peningkatan kesadaran kolektif. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak semata-mata identik dengan infrastruktur fisik seperti jalan dan gedung, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter masyarakat yang disiplin dan peduli lingkungan.
Ia pun berharap kegiatan perdana ini akan berkelanjutan dan lebih meriah lagi dengan melibatkan masyarakat. “Hari ini karena masih perdana jadi kita melibatkan pemerintah kota dan DPRD. Tahun depan bisa melibatkan masyarakat sekitar dan hadiah bisa meriah lagi,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan juga diramaikan dengan pembagian doorprize, layanan cek kesehatan gratis, bazar murah, hiburan musik, serta pelibatan pelaku UMKM. Kehadiran UMKM dinilai menjadi bagian penting dalam mendorong perputaran ekonomi lokal, sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan.
Di tempat yang sama, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menambahkan bahwa peringatan hari jadi turut memperkuat hubungan kerja antara eksekutif dan legislatif.
“Harmoni dan kolaborasi harus terus dijaga. Tanpa kekompakan, pembangunan tidak akan berjalan maksimal,” katanya.
Rahmad berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut dapat terus terjaga dalam aktivitas pemerintahan sehari-hari. Menurutnya, sinergi yang solid menjadi fondasi utama dalam mengawal program pembangunan agar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Melalui peringatan HUT ke-129 ini, Pemkot dan DPRD ingin memastikan bahwa perayaan bukan hanya simbol bertambahnya usia kota, melainkan penegasan arah pembangunan yang lebih inklusif dan berwawasan lingkungan.
Di tengah dinamika dan tantangan pembangunan, Balikpapan berupaya menunjukkan bahwa budaya bersih dan kolaborasi adalah modal utama menuju kota yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan.
“Mudah-mmudahan semangat Hari Jadi ke-129 semakin memantapkan kita untuk bersama-sama mengawal pembangunan dan menjaga kota yang kita cintai,” pungkasnya.(*)






