DLH Balikpapan Tata TPS di Jalan Protokol, Kurangi Kesan Kumuh dan Penumpukan Sampah

BALIKPAPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan mulai melakukan penataan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sejumlah ruas jalan protokol. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebersihan, ketertiban, serta estetika kota agar tetap nyaman dipandang masyarakat maupun pengguna jalan.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengatakan masih terdapat beberapa titik TPS yang dinilai kurang tertata sehingga menimbulkan kesan kumuh di kawasan jalan utama.

“Penataan TPS ini penting karena Balikpapan dikenal sebagai kota bersih. Kami ingin area jalan protokol tetap rapi dan tidak terganggu oleh tumpukan sampah,” ujar Sudirman, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, DLH bersama instansi terkait akan mengevaluasi sejumlah lokasi TPS yang dianggap tidak representatif. Penataan dilakukan bukan hanya memindahkan titik TPS, tetapi juga memastikan proses pengangkutan sampah berjalan lebih efektif.

“Kami menemukan ada TPS yang akses pengangkutannya kurang optimal sehingga sampah sering menumpuk terlalu lama. Kondisi ini yang akan dibenahi secara bertahap,” katanya.

Selain persoalan lokasi TPS, DLH juga menyoroti masih rendahnya kedisiplinan masyarakat dalam membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Sampah yang dibuang pada siang hari membuat area TPS cepat penuh dan menimbulkan bau tidak sedap.

“Masih banyak warga membuang sampah di luar jam yang dianjurkan. Akibatnya, sejak pagi hingga siang hari sampah terlihat menumpuk di beberapa titik,” ujarnya.

DLH kembali mengimbau masyarakat membuang sampah mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WITA agar proses pengangkutan dapat dilakukan lebih maksimal dan TPS tetap bersih pada siang hari.

“Kalau masyarakat disiplin mengikuti jadwal pembuangan sampah, petugas lebih mudah melakukan pengangkutan sehingga tidak ada lagi tumpukan sampah di jalan protokol,” kata Sudirman.

Selain melakukan penataan fisik TPS, DLH juga akan memperkuat sosialisasi kepada masyarakat melalui kelurahan, RT, hingga komunitas lingkungan. Edukasi dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan kota.

“Kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Balikpapan, lanjut Sudirman, berkomitmen mempertahankan citra Balikpapan sebagai kota yang bersih, nyaman, dan sehat.

“Kami ingin Balikpapan tetap menjadi kota yang enak dipandang dan nyaman untuk ditinggali. Karena itu penataan TPS akan terus dilakukan secara bertahap,” tuturnya.

DLH memastikan pemantauan rutin akan dilakukan di sejumlah TPS jalan protokol guna memastikan penataan berjalan optimal tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *