Bupati Kutim Terima Penghargaan Kemendes PDTT – RI, Dukung Program Transmigrasi

KUTAI TIMUR, kaltimonline.com – Kabupaten Kutai Timur (Kutim), patut berbangga, pasalnya Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ardiansyah Sulaiman sukses mendapatkan penghargaan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi Republik Indonesia (Mendes PDTT RI) Abdul Halim Iskandar.

Walau saat pelaksanaan penyerahan simbolis Mendes PDTT RI urung dihadiri Bupati, walau demikian serah terimanya tetap dilangsungkan.

Yang mana pada kesempatan saat itu, untuk menerima Mendes PDTT – RI, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengutus Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutim Sudirman Latif.

Penghargaan dimaksud diberikan karena Ardiansyah dinilai sebagai Kepala Daerah yang mendukung pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi dengan indeks perkembangan kawasan transmigrasi status mandiri. Penyerahan piagam penghargaan berlangsung di Ruang kerja Bupati Kutim.

Pasca telah diterimanya Mendes PDTT – RI, secara terpisah Rabu (2/8/2023) media mencoba mengulas kutipannya kembali kepada Bupati.

“Yah pertama – tama tentunya saya mewakili masyarakat Kutim sangat bersyukur atas penghargaan dan Lencana Bakti Transmigrasi yang diberikan oleh Kemendes PDTT RI,” jelas Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Ardiansyah Sulaiman mengatakan penghargaan tersebut merupakan komitmen nyata Pemkab Kutim, dalam mendukung program nasional. Salah satunya adalah transmigrasi.

“Semoga penghargaan yang diberikan ini bisa menjadi pemicu dan pemacu semangat untuk menata desa-desa di Kabupaten Kutim agar masyarakatnya sejahtera,” jelasnya

Di waktu sesi wawancara bersamaan, Kadisnakertrans Sudirman Latif mengatakan bahwa penyerahan penghargaan dan Lencana Bakti Transmigrasi kepada Bupati Kutim merupakan amanah yang dititipkan Mendes PDTT kepada dirinya.

“Pak Mendes PDTT titip kepada saya, agar Lencana Bakti Transmigrasi dipasangkan kepada Bupati Kutim. Alhamdulillah tadi sudah kita laksanakan,” ucapnya.

Lebih jauh dijelaskan olehnya, Lencana Bakti Transmigrasi ini diberikan kepada Bupati Ardiansyah sebagai Kepala Daerah yang getol mendukung pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi dengan indeks perkembangan kawasan transmigrasi status mandiri.

Dia menyebut Bupati Ardiansyah Sulaiman termasuk salah seorang yang sangat mendukung program transmigrasi. Untuk kemudian pada akhirnya mencapai target, menjadikan sebuah kawasan transmigrasi menjadi berstatus mandiri.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa seluruh wilayah transmigrasi di Kutim sudah termasuk dalam kawasan mandiri dan berhasil sesuai dengan penilaian Pemerintah Pusat. Kabupaten Kutim dinilai sangat potensial dalam mendukung pembangunan transmigrasi.

“Hal tersebut dapat dilihat dari sinergi antara Pemkab Kutim dan kehadiran swasta dalam mempercepat perkembangan kawasan transmigrasi di daerah,” tutup Sudirman Latief.(adv/Diskominfo Staper Kutim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *