BALIKPAPAN — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan terus berupaya mengembangkan Kebun Raya Balikpapan (KRB) menjadi destinasi wisata baru yang mampu menarik minat masyarakat lokal maupun wisatawan. Tidak hanya sebagai kawasan konservasi tanaman, KRB diharapkan menjadi ruang publik yang menawarkan sarana edukasi, penelitian, dan rekreasi keluarga dengan konsep wisata alam yang nyaman dan modern.
Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memperkuat eksistensi Kebun Raya agar dikenal luas sebagai salah satu objek wisata menarik di Balikpapan. Ia menyebut bahwa potensi besar yang dimiliki KRB selama ini belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Balikpapan punya kebun raya yang tidak kalah menarik dibanding Kebun Raya Bogor. Mungkin masyarakat bosan berada di kota atau hanya ke mal. Ke depan, Kebun Raya bisa menjadi tempat hiburan dan rekreasi,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Sudirman menambahkan, Kebun Raya Balikpapan saat ini menyimpan kekayaan hayati yang sangat beragam. Terdapat ribuan jenis tanaman endemik dan langka yang tumbuh di kawasan tersebut. Koleksi anggrek saja, menurutnya, mencapai sekitar 2.500 jenis, menjadikan KRB sebagai salah satu pusat konservasi flora terbesar di Kalimantan Timur.
Keberadaan KRB tidak hanya penting sebagai area pelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai lokasi edukasi dan penelitian ilmiah bagi pelajar dan akademisi. Keanekaragaman Hayati yang dimiliki menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin belajar tentang spesies tanaman tropis.
Untuk mendukung konsep wisata alam, DLH berencana menambah berbagai fasilitas pendukung agar pengunjung merasa lebih nyaman. Salah satu fasilitas yang kini tengah dikembangkan adalah trek lari atau jogging track. Targetnya, akan tersedia 10 jalur dengan total panjang 10 kilometer. Namun hingga saat ini, baru sekitar 4 kilometer yang sudah selesai dan dapat digunakan masyarakat.
“Penambahan fasilitas dilakukan secara bertahap. Kami ingin Kebun Raya Balikpapan benar-benar menjadi ruang terbuka hijau yang layak dikunjungi sebagai destinasi rekreasi baru,” jelas Sudirman.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap, DLH menargetkan Kebun Raya bisa menjadi ikon wisata alam unggulan Kota Balikpapan seperti halnya hutan kota dan objek wisata pesisir yang sudah lebih dulu populer.
“Kami akan terus menambah fasilitas agar masyarakat merasa nyaman dan semakin tertarik berkunjung. Harapannya, Kebun Raya bisa menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin menikmati suasana alam,” pungkasnya.






