BALIKPAPAN,Kaltimonline.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memastikan, sekitar 10.000 pohon telah di rawat yang berada di sepanjang sempadan kiri kanan jalan dan median jalan se Kota Balikpapan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan, hingga kini sudah ada 10.00 lebih pohon yang di rawat DLH Balikpapan.
”Adapun ribuan pohon yang di rawat ini berada di sepanjang sempadan kiri kanan jalan dan median jalan se Kota Balikpapan dan setiap hari perlu dilakukan perawatan, mulai dari penyiraman hingga pemangkasan untuk dirapikan,” ujarnya kepada media belum lama ini.
“Perawatan pohon ini, kami lakukan setiap hari,” sambungya.
Sudirman mengatakan, khusus untuk kondisi pohon yang membahayakan, maka DLH Kota Balikpapan tidak melakukan penjadwalan dalam pemangkasannya, namun langsung dilakukan saat itu juga.
“Hal ini kami lakukan agar tidak membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.
Lanjut Sudirman, pihaknya tidak hanya merawat pohon yang ada di sepanjang sempadan kiri dan kanan dan median jalan se Kota Balikpapan. Melainkan, DLH juga melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalan protokol Kota Balikpapan menjadi prioritas dalam menjaga keamanan dan keindahan kota.
”Adapun jumlah pohon yang ada di jalan-jalan utama seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Marsma Iswahydi, dan Jalan Soekarno-Hatta diperkirakan mencapai 15 ribu hingga 20 ribu pohon,” ujarnya.
Sudirman mengaku, pihaknya telah menerapkan sistem baru dalam pemangkasan pohon, guna mempercepat dan mempermudah proses tersebut. ”Kami akui sebelumnya, tugas pemangkasan pohon berada di bawah pengelolaan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim). Namun, setelah pemindahan tanggung jawab ke DLH, metode pemangkasan pun diubah,” ujarnya.
Sudirman menambahkan, kini untuk pemangkasan sedang fokus bekerja di Jalan Soekarno-Hatta, yang dikenal dengan banyaknya pohon besar dengan cabang-cabang yang sudah miring hingga 45 derajat.
“Jadi pekerjaan mereka itu satu ruas jalan selesai baru pindah ke ruas jalan lain. Nah sekarang sudah satu minggu mereka bekerja di Soekarno Hatta,” ungkapnya.
Adapun tim pemangkasan yang terdiri dari dua kelompok, masing-masing beranggotakan 12 orang, bekerja siang dan malam untuk memangkas pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang dan membahayakan pengguna jalan.
“Satu malam, kami bisa memangkas 3 hingga 4 pohon besar. Targetnya, dalam waktu satu setengah bulan, pemangkasan ini akan selesai,” tegasnya.
”Adapun untuk pekerjaan pemangkasan dilakukan sesuai dengan jam kerja dari hari Senin hingga Jumat. Untuk hari Sabtu dan Minggu diperuntukkan untuk permohonan pemangkasan dari masyarakat,” tutupnya.(ADV)






