DPRD Balikpapan Kritik Kondisi Pasar Sepinggan, Tuntut Penataan dan Kebersihan

BALIKPAPAN — Kondisi Pasar Sepinggan di Kecamatan Balikpapan Selatan kembali menjadi sorotan publik. Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Subari, menilai pasar tersebut sudah tidak layak dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Perdagangan serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Subari mengungkapkan, hampir setiap hari dirinya melewati kawasan pasar tersebut dan mencium bau tidak sedap yang cukup menyengat. Ia juga menyoroti aliran limbah pasar yang disebut telah mengalir ke saluran air menuju bendungan di kawasan Sepinggan Raya, tepatnya di sekitar RT 16 dan RT 17.

“Setiap pagi, siang, sampai sore, bau dari Pasar Sepinggan luar biasa. Limbahnya bahkan sampai ke bendungan sekitar RT 16 dan 17. Ini sudah sangat memprihatinkan,” ujarnya saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Rabu (29/10/2025).

Menurutnya, persoalan kebersihan pasar tidak hanya sebatas penumpukan sampah, tetapi juga menyangkut budaya pedagang dan sistem pengelolaan lingkungan yang kurang baik. Ia menilai Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Pasar Sepinggan perlu dievaluasi ulang karena sudah lama tidak diperbarui.

“Kita akan koordinasikan dengan Dinas Perdagangan, karena mereka yang membawahi pasar. Tapi masalah ini juga menyangkut DLH, sebab ada potensi pencemaran akibat limbah cair dari aktivitas pasar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Subari menyampaikan bahwa Komisi II DPRD Balikpapan akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan instansi terkait untuk membahas langkah konkret penanganan. Ia menilai kondisi Pasar Sepinggan sudah terlalu padat dan kumuh, sehingga membutuhkan penataan ulang secara menyeluruh, baik dari sisi kebersihan maupun sistem pengelolaan sampah dan limbah.

“Pasar Sepinggan ini sudah tidak layak, terlalu padat, dan butuh pembenahan total. Ini menjadi PR besar bagi Dinas Perdagangan, terutama UPT Pengelola Pasar,” tegasnya.

Politisi yang dikenal vokal terhadap isu pelayanan publik itu juga meminta pemerintah segera melakukan peninjauan lapangan dan mengambil langkah cepat agar persoalan tidak semakin meluas.

“Kita tidak ingin masalah ini dibiarkan. Selain mengganggu kenyamanan warga, juga bisa berdampak pada kesehatan masyarakat. Karena itu, kami akan minta penjelasan resmi dari dinas terkait dalam RDP mendatang,” pungkasnya.

DPRD Balikpapan mendorong agar revitalisasi Pasar Sepinggan masuk dalam prioritas program pembangunan tahun depan, mengingat kondisinya yang semakin memprihatinkan dan berdampak langsung pada warga sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *