DPRD dan Pemkot Balikpapan Ajak Generasi Muda Hidupkan Kembali Semangat Sumpah Pemuda

BALIKPAPAN- Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2025 di Kota Balikpapan menjadi ajakan untuk beraksi, bukan sekadar upacara simbolis.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menekankan pentingnya menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda melalui langkah nyata generasi muda dalam menghadapi persoalan sosial, ekonomi, dan lingkungan di daerah.

Momentum refleksi itu mengemuka dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Sidang I Tahun 2025/2026 yang digelar di Ballroom Hotel Gran Senyiur, Rabu (29/10/2025).

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono menegaskan, makna Sumpah Pemuda harus diterjemahkan ke dalam tindakan nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.“Kita tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Semangat Sumpah Pemuda adalah energi yang mendorong anak muda untuk turun tangan, berbuat, dan memberi dampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Budiono, Balikpapan memiliki potensi besar melalui generasi muda yang kreatif dan inovatif. Ia mendorong agar kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas pemuda terus diperkuat, sehingga ide-ide segar mereka bisa menjadi solusi atas tantangan zaman.“Pemuda hari ini bukan hanya penerus, tapi juga pelaku sejarah. Mereka harus punya ruang untuk berinovasi di sektor ekonomi kreatif, sosial, dan lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi anak muda. Ia menilai, di tengah dinamika menuju pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), pemuda Balikpapan memiliki tanggung jawab moral sebagai generasi penopang perubahan.“Kita perlu generasi yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Itulah semangat sejati Sumpah Pemuda,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemkot Balikpapan terus memperluas program pemberdayaan pemuda melalui pelatihan kepemimpinan, kewirausahaan, serta kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Tujuannya melahirkan generasi yang mandiri, kreatif, dan berkontribusi aktif terhadap pembangunan daerah.

Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Pemuda Bergerak untuk Indonesia Bersatu”. Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan zaman, di mana semangat kolaborasi dan gotong royong menjadi kunci untuk menghadapi perubahan global.

Melalui sinergi antara DPRD, Pemkot, dan elemen masyarakat, Balikpapan bertekad menjadikan peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi gerakan nyata membangun kota inklusif, berdaya saing, dan berkarakter kebangsaan kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *