BALIKPAPAN – Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kota Balikpapan berlangsung penuh makna. Tak sekadar menjadi ajang mengenang jasa para pejuang bangsa, momentum ini juga dimaknai dengan aksi nyata kepedulian sosial dari Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kepada masyarakat.
Melalui Dinas Sosial, Pemkot menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada para veteran, janda veteran, penyandang disabilitas, dan lanjut usia terlantar, Senin (10/11/2025).
Upacara peringatan digelar khidmat di halaman Balai Kota Balikpapan, dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri, jajaran Forkopimda, pelajar, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan atlet dan ASN.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Rahmad Mas’ud secara simbolis menyerahkan Bantuan Sosial Terencana (BST) Individu kepada sejumlah penerima. Masing-masing veteran, janda veteran, penyandang disabilitas, dan lansia terlantar menerima bantuan sebesar Rp1 juta.
“Peringatan Hari Pahlawan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi meneladani semangat pengorbanan dengan menumbuhkan solidaritas sosial dan kepedulian kepada sesama,” ujar Rahmad dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa perhatian kepada kelompok rentan merupakan bagian dari komitmen Pemkot Balikpapan untuk menjaga kesejahteraan warganya. “Bantuan ini bukan sekadar tanggung jawab sosial, tapi bentuk kehadiran nyata pemerintah bagi mereka yang berjasa dan membutuhkan uluran tangan,” tambahnya.
Suasana haru menyelimuti halaman Balai Kota ketika para veteran yang telah lanjut usia berdiri menerima penghormatan. Beberapa di antaranya menitikkan air mata saat menerima bantuan dari wali kota, diiringi tepuk tangan hangat seluruh peserta upacara.
Selain penyaluran bansos, Pemkot juga memberikan bonus penghargaan kepada atlet dan pelatih yang menorehkan prestasi di tingkat provinsi dan nasional. Hal ini menjadi simbol bahwa semangat juang para pahlawan terus hidup melalui perjuangan generasi muda di bidang olahraga, pendidikan, dan sosial.
“Kalau para pahlawan dulu berjuang dengan senjata, maka generasi sekarang berjuang dengan prestasi, kerja keras, dan kepedulian. Inilah bentuk perjuangan di era modern,” tutur Rahmad.
Upacara kemudian ditutup dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan penyerahan simbolis bantuan sosial, meneguhkan pesan bahwa semangat kepahlawanan bukan hanya soal perjuangan masa lalu, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menebar kebaikan di masa kini.
Dengan aksi nyata tersebut, Hari Pahlawan 2025 di Balikpapan menjadi momentum refleksi bahwa semangat gotong royong dan pengabdian harus terus hidup dalam setiap langkah pembangunan kota.






